Sekda Dewa Indra: Bali Siap Terima Pemeriksaan BPK Terkait Anggaran Penanggulangan Covid-19

Sekda Dewa Made Indra.

Beritabalionline.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menyambut baik pemeriksaan yang diselenggarakan oleh BPK RI untuk menjaga transparansi anggaran yang ada di Provinsi Bali dan pelaporan yang jelas kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sekda Dewa Indra dalam Rapat Koordinasi dengan BPK RI terkait Pemeriksaan Pendahuluan Kinerja Atas Penanggulangan Pandemi Civid-19 Bidang Kesehatan secara daring, Senin (7/9/2020).

Dalam sambutannya, Dewa Indra menyampaikan, Pemerintah Provinsi Bali sangat siap menerima pemeriksaan dari BPK. Menurutnya sejak awal, Sekda Dewa Indra sudah melakukan pembinaan terhadap seluruh kepala OPD agar menggunakan anggaran dengan benar, transparan dan bertanggung jawab.

Begitu pula dengan administrasi pelaporan yang dari awal sudah ditekankan agar zero pelanggaran, namun disamping pengaturan administrasi yang dilakukan sesuai aturan, pada saat yang bersamaan dirinya juga menekankan agar pelayaan kepada masyarakat juga tidak dikesampingkan melainkan harus diutamakan.

Ia berharap dalam pemeriksaan yang akan dilakukan BPK nanti, zero temuan keuangan, sedangkan kalau ditemukan keselahan-kesalahan dalam segi andministrasi, manurutnya hal tersebut masih bisa diperbaiki.

“Saya hanya minta tidak ada temuan penyalahgunaan keuangan dan saya rasa itu tidak akan terjadi karena saya sebagai Ketua Harian Satgas selalu memantau dan selalu menekankan agar anggaran tersebut dikeluarkan dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan, selain itu saya juga minta tolong berikan informasi yang sebenar-benarnya dan data yang seakuratnya sehingga pemeriksaan yang dilakukan menjadi clear dan transparan,” pintanya.

Dewa Indra juga berharap, dalam pemeriksaan nanti agar tetap mengedepankan protokol kesehatan dan selain melakukan pemeriksaan, diharapkan BPK juga turut memberikan pembinaan pada para staf Pemprov Bali, sehingga ke depannya pengelolaan anggaran bisa dilakukan lebih baik lagi.

BACA JUGA:  Ibadah Haji 2020 Dibuka Khusus untuk Jemaah yang Tinggal di Arab Saudi

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Bali Sri Haryoso, menyampaikan ucapan terimakasih atas kesediaan Pemprov Bali menerima BPK dalam melakukan pemeriksaan. Ia mengatakan tujuan dilakukan pemeriksaan tersebut, melihat pandemi Covid-19 yang sudah melanda Indonesia dan anggaran yang digunakan merupakan anggaran negara dengan beberapa aturan yang mengikat.

“BPK sebagai Badan Pemeriksa harus melakukan pemeriksaan guna transparansi anggaran dan pertanggungjawaban kepada masyarakat,” jelas Sri Haryoso.

Terkait jadwal pelaksanaan pemeriksaan akan dilaksanakan selama 20 hari kerja atau sampai pada tanggal 30 September 2020.

Dalam rapat terbatas secara daring tersebut juga diikuti oleh Inspektur Provinsi Bali, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Disperindag Provinsi Bali serta beberapa OPD terkait. (ist)