Overstay, Perempuan Tanzania Dipulangkan ke Negaranya

Perempuan WN Tanzania (kiri) dideportasi ke negaranya. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Perempuan asing warga negara Tanzania, Zulfa Ally Msuya (32) dideportasi ke negara asalnya lantaran melanggar ke imigrasian. Proses deportasi dilakukan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar.

“Yang bersangkutan sebelumnya lama ditahan di Rudenim Denpasar,” terang Kepala Sub Bagian Humas Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Bali I Putu Surya Dharma, Minggu (6/9/2020) di Denpasar.

Perempuan kelahiran 2 Juni 1988 ini datang ke Indonesia sejak 2017 silam. Ia ditangkap petugas imigrasi dan ditahan di Rudenim Denpasar dari 27 Oktober 2019 tahun lalu.

Surya Dharma menerangkan, warga asing tersebut ditangkap dan ditahan karena melanggar Pasal 78 ayat (3) UU RI No. 6/2011 Tentang Keimigrasian dan 236 PP No 31/2013.

“Yang bersangkutan overstay atau melewati izin tinggal di Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, selama tinggal di Bali Ally Msuya kehabisan bekal sehingga tidak bisa pulang. Pihak keluarganya yang mendengar kemudian mengirim uang untuk biaya kepulangan Ally Msuya.

“Lama ditahan karena tidak memiliki biaya pulang ke negara asalnya, dan sekarang yang bersangkutan pulang setelah dibiayai oleh keluarganya,” papar Surya Dharma.

Proses pemulangan berlangsung, Jumat (4/9/2020) sekitar 17.55 WIB dari Bandara Internasional Soekarno Hatta. Sebelumnya, perempuan asing tersebut dilakukan rapid test guna memastikan kondisi kesehatannya. (agw)

BACA JUGA:  Cek Kesiapan, Kapolresta Denpasar Periksa Kelengkapan Personel Samapta