Desa Sidan Kembangkan Desa Wisata Bali Kuno

Stage Sidan.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Desa Sidan, Kecamatan Gianyar kini mengembangkan desa wisata Bali kuno. Langkah tersebut sebagai imbas Desa Sidan yang sudah menyandang predikat desa wisata sejak hampir 10 tahun lalu.

Namun, perkembangannya hanya beberapa saat, mengingat jalur Desa Sidan hanya merupakan jalur transit oleh wisatawan yang ingin ke Kintamani. Kini desa wisata itu diperbarui kembali untuk dimaksimalkan.
Perbekel Sidan, Wayan Sukra Suyasa, menjelaskan, pengembangan desa wisata itu dilakukan agar tidak hanya menyandang predikat desa wisata saja. Lantaran sebelumnya potensi yang dikembangkan hanyalah Stage Sidan, dan kerajinan pande besi, termasuk kerajinan lainnya. Sehingga potensi itu kurang memiliki daya tarik.

“Akhirnya saya berpikir lain, mengembangkan desa wisata yang belum dikembangkan oleh desa lain,” jelasnya Senin (31/8/2020)

Desa wisata yang dikembangkan adalah Desa Wisata Bali Kuno, karena beberapa obyek yang ada di desanya merupakan peninggalan sejarah. Salah satu obyek yang dijadikan maskot adalah Puri Sidan.

Puri itu hanya sebagian kecil mengalami perubahan, selebihnya masih utuh ukiran kuno khas Gianyar. Obyek wisata lainnya adalah tulisan kuno di Bukit Camplung, yang letaknya di belakang Pura Desa Sidan. “Pura Dalem Sidan juga memiliki relief kuno, sehingga layak menjadi obyek wisata,” sambungnya.

Obyek lainnya yang tak kalah menariknya adalah Cagar Budaya Bukit Telaga dan Panglukatan Tirta Empul. Dijelaskannya, Panglukatan Tirta Empul memiliki tracking yang baik sambil berjalan kaki di areal persawahan. “Saat ini sedang dalam penataan, kami usahakan di Tahun 2021 sudah launching,” terangnya.

Ditambahkannya, untuk fasilitas parkir akan dipusatkan di Stage Sidan dan di beberapa obyek yang ada. Sedangkan fasilitas lain yang masih perlu dibenahi adalah toilet dan perbaikan akses. “Anggaran yang kami siapkan melalui APBDes 2021, dan penataan dimulai yahun 2020 ini,” tandasnya.

BACA JUGA:  Ratusan Santri dari Jawa Timur Disemprot Cairan Disinfektan saat Tiba di Bali

Ia mengaku persiapan akan promo melalui media sosial dan web, sehingga desa wisata yang dikelola nanti benar-benar profesional. Di samping itu, Stage Sidan akan tetap dimanfaatkan untuk mendukung desa wisata dan memanfaatkan potensi kerajinan yang ada. (yes)