Datangi Kantor DPRD Bali, Pekerja Hotel Tuntut Penghentian PHK

Ratusan karyawan hotel menggelar aksi di Kantor DPRD Bali. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Ratusan orang pekerja hotel yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Mandiri menggelar aksi damai di Kantor DPRD Provinsi Bali. Mereka menuntut penghentian PHK oleh pihak hotel di tengah pandemi Covid-19.

“Kami meminta anggota dewan memanggil pemilik Hotel Sofitel Bali Nusa Dua, Hotel Fairmont, Hotel Sakala dan Hotel Camakila karena mereka tidak mengindahkan Surat Edaran Gubernur Bali agar tidak melakukan PHK terhadap karyawan,” kata koordinator aksi, Ida Idewa Made Rai Budi Darsana, Kamis (27/8/2020) di Kantor DPRD Bali.

Menurutnya, sampai saat ini sudah ada sebanyak 74.000 pekerja di rumahkan dan sekitar 3.000 pekerja di PHK. Para pekerja tersebut berstatus DW, Outsourcing serta karyawan kontrak.

“Ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga karena selama di rumahkan kami tidak mendapatkan upah sama sekali dari perusahaan,” bebernya.

Lebih miris lagi lanjutnya, para pekerja hotel tidak bisa mendapat program subsidi gaji sebesar Rp600 ribu selama 4 bulan dari pemerintah. Ini dikarenakan mereka tidak memiliki uang untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.

“Salah satu syarat memperoleh bantuan subsidi adalah aktif membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Karena tidak memiliki uang untuk membayar lantaran selama di rumahkan tidak diberi upah oleh pihak hotel, maka kami tidak memiliki kesempatan menerima bantuan,” ucapnya.

Selain persoalan di atas, peserta aksi juga menuntut agar dilakukan pengawasan terhadap pekerja asing, yang menurutnya terlalu ikut campur dalam hal ketenagakerjaan di Indonesia, terutama di Bali.

Meksi berlangsung damai, tak kurang dari 100 personel kepolisian baik berpakaian lengkap maupun intel diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi.

“Personel yang mengamankan jalannya aksi gabungan. Ada dari Polsek dan Polresta, serta diback up Polda Bali,” terang Kapolsek Denpasar Timur Nyoman Karang Adiputra saat ditemui disela aksi damai. (agw)

BACA JUGA:  Tabrak Besi Pembatas Jalan, Pengendara Motor Luka-luka