Klaster Baru Kasus Covid Bermunculan, Kapenrem Ingatkan Masyarakat Waspada

Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm. Ida Bagus Putu Diana Sukertia. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Sampai saat ini pandemi Covid-19 di Bali belum juga mereda. Belakang muncul klaster-klaster baru penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China ini.

“Klaster baru penularan semakin beragam terlebih telah diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, di mana masyarakat kembali kerutinitas seperti semula,” ujar Kepala Penerangan Korem 163/Wira Satya Mayor Arm. Ida Bagus Putu Diana Sukertia, Rabu (26/8/2020) di Denpasar.

Dikatakan, awal ditemukan kasus Covid-19 di wilayah Bali setelah kedatangan para Pekerja Imigran Indonesia (PMI) serta masyarakat usai melakukan perjalanan dari luar Bali.

Kemudian muncul klaster-klaster baru seperti di pasar tradisional, tenaga medis, lingkungan kerja, serta pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah.

Kedepan kata Kapenrem, tidak menutup kemungkinan akan muncul klaster-klaster baru lainnya seperti di tempat ibadah ataupun obyek-obyek wisata.

“Klaster baru ini yang patut diwaspadai, bersama dengan adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi,” paparnya.

Melihat perkembangan kasus Covid-19 yang yang penularannya disebabkan klaster-klaster baru, peran semua pihak diperlukan untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

Menurut Kapenrem, secara internal Keluarga Besar Korem 163/Wira Satya diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan termasuk dalam lingkup keluarga atau rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah.

“Tentunya kepada seluruh masyarakat juga diharapkan untuk disiplin dalam protokol kesehatan. Mari kita mulai dari kesadaran diri masing-masing, terapkan protokol kesehatan secara baik dan bertanggungjawab dengan harapan kita tidak terpapar sekaligus akan mampu memutus mata rantai penularan Covid-19,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Pemkab Klungkung Terima Hasil Pemeriksaan BPK Atas Tata Kelola RPJMD 2018-2023