Terlibat Sejumlah Kasus, Tiga WN Rusia Dideportasi

Petugas Rudenim Denpasar deportasi tiga WN Rusia. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Tiga warga negara Rusia dideportasi ke negaranya oleh Rudenim Denpasar. Ketiga warga Rusia ini dideportasi karena terlibat sejumlah kasus selama berada di Bali.

“Proses pendeportasian berlangsung tadi malam melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” terang Kepala Sub Bagian Humas Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Bali I Putu Surya Dharma, Selasa (25/8/2020) di Denpasar.

Ketiga warga asing tersebut yakni Aleksey Grigoryev (32), Pavel Ivanov (34) dan Marat Minnubaev (33).

Data diperoleh, Aleksey datang ke Indonesia pada 16 Maret 2020. Lantaran terlibat kasus, ia ditangkap petugas Imigrasi Denpasar pada 13 Agustus 2020.

“Yang bersangkutan menginisiasi dan menyebarkan informasi iklan acara dance berbayar melalui sosial media telegram dan facebooknya,” jelasnya.

Untuk Pavel ia diketahui masuk ke Indonesia melalui pelabuhan Dumai pada 28 November 2019 silam. Karena berbuat ulah, dia ditangkap petugas imigrasi pada 10 Agustus 2020.

“Pavel terlibat kasus overstay karena tidak punya uang untuk membeli tiket setelah sebelumnya menjadi korban pencurian di Bima,” ucap Surya Dharma.

Sementara Marat Minnubaev tercatat datang ke Indonesia pada 16 Maret 2020. Ia dianggap melanggar Perda No. 7/2016 tentang keamanan dan ketertiban umum sehingga ditangkap petugas.

“Marat membuat ulah karena tiket penerbangannya dibatalkan saat terjadi lockdown di Bandara Hongkong,” demikian Surya Dharma. (agw)

BACA JUGA:  Pura-pura Pesan Minuman, Hidayat Embat Hp Milik Karyawan Toko