Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, TNI Gencarkan Sosialisasi Prokes

Personel gabungan saat kegiatan pendisiplinan masyarakat di pintu masuk Pantai Sanur. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Kasus masyarakat terpapar Covid-19 di Bali belum mereda. Ini membuat pemerintah dan aparat terkait seperti TNI berupaya menyadarkan masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kami menganjurkan serta mengajak masyarakat untuk memutus rantai pandemi dari kesadaran diri sendiri. Ini kami lakukan dengan cara humanis,” ujar Komandan Kodim 1611/ Badung, Kolonel Inf Made Alit Yuda, Sabtu (22/8/2020) di Denpasar.

Dijelaskan, pendisiplinan penerapan protokol kesehatan oleh jajaran Kodim 1611/Badung dilakukan di berbagai pusat keramaian dengan melibatkan unsur kepolisian, Satpol PP dan Pecalang.

Dalam kegiatan yang berlangsung, Jumat (21/08/2020) ini, petugas menemukan sejumlah pengunjung Pantai Sanur, Denpasar yang tidak mengenakan masker.

Hal serupa juga ditemukan di Lapangan Puputan Badung I Gusti Made Agung. Masyarakat yang sedang berolahraga tidak mengenakan masker.

“Sebagian besar dari mereka mengaku mengantongi masker, hanya saja merasa tidak nyaman bermasker saat berolahraga,” jelas Dandim.

Atas temuan itu, petugas langsung membagikan masker medis secara gratis dan meminta masyarakat untuk memakainya.

“Kita ingin mambangun citra, bahwa Bali sebagai daerah pariwisata harus disiplin menerapkan protokol kesahatan,” paparnya.

Kolonel Made Alit juga menerangkan peran TNI dalam penanganan Covid-19, di mana TNI memiliki dua tugas.

Pertama, mengendalikan penularan Covid-19 baik melalui transmisi lokal maupun kasus luar. Kedua, turut mendukung pemulihan perkonomian Bali dengan mendisiplinkan masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan.

Dalam menyukseskan peran itu, Dandim mengajak semua pihak untuk bersinergi, dengan menumbuhkan kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, menjaga jarak fisik dan mencuci tangan.

“Bantu kami karena kami punya keterbatasan tidak bisa 100 persen bekerja full. Kami perlu bantuan dari masyarakat untuk mensukseskan pendisiplinan,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Aksi Kebersihan Manggrove Komunitas Sungai Watch Diapresiasi Wali Kota Denpasar