Para Mantan Presiden dan Wapres Ikut Upacara HUT Ke-75 RI Lewat Siaran Virtual

Upacara HUT Ke-75 Kemerdekaan RI. (FOTO : Istimewa)

Beritabalionline.com – Para mantan presiden dan wakil presiden RI mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indoensia, Senin (17/8/2020) secara virtual. Berbeda dari tahun biasanya, kali ini mereka tidak hadir secara fisik. Pandemi virus corona (Covid-19) membuat pelaksanaan upacara HUT RI digelar sederhana dan tak dihadiri banyak tamu undangan.

Terlihat beberapa tokoh dari siaran langsung yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden. Mulai dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono mengikuti jalannya upacara melalui virtual.

Sementara jajaran mantan wakil presiden seluruhnya hadir, mulai dari Wakil Presiden ke-6, Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz, serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.

Terlihat pula putra sulung SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Yudhoyono serta istri yang mengikuti upacara secara virtual. Selain para mantan presiden dan wapres, para pejabat juga mengikuti upacara ini secara virtual.

Sebelumnya diketahui dalam pelaksanaan upacara kali ini peserta dibatasi. Hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi), Wapres Ma’ruf Amin kemudian empat pejabat lainnya menjadi petugas upacara.

Mereka yakni, Ketua MPR Bambang Soesatyo yang bertugas sebagai pembaca teks proklamasi, Menteri Agama Fachrur Razi selaku pembaca doa, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Kemudian, petugas yang hadir pun hanya terdiri dari satu Komandan Upacara, tiga orang pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang berasal dari cadangan 2019, 20 orang pasukan upacara dari TNI/Polri, 24 orang korps musik, 2 orang MC, serta 17 anggota TNI. Mereka bertugas sebagai pasukan pelaksana tembakan kehormatan saat upacara detik-detik proklamasi.

BACA JUGA:  Cegah Merebaknya Corona, Bebas Visa China ke Indonesia Resmi Dihentikan Sementara

Tidak hanya itu, kali ini hanya ada 8 orang anggota Paskibraka yang betugas. Berbeda dari peringatan kemerdekaan biasanya menugaskan 68 Paskibraka. Adapun tiga anggota untuk upacara kenaikan bendera dan 3 anggota untuk upacara penurunan. Sisanya, 2 anggota cadangan. (itn)