Gubernur Koster Tekankan ini saat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Umum Gianyar

Gubernur Bali Wayan Koster (baju merah) dan Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra pada peletakan batu pertama pembangunan Pasar Umum Gianyar. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Gubernur Bali Wayan Koster menginginkan agar infrastruktur pembangunan pasar yang akan menunjang pertumbuhan perekonomian masyarakat luas digenjot dan dijadikan prioritas. Hal ini disampaikannya saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Umum Gianyar, Selasa (18/8/2020).

Pembangunan infrastruktur yang menghidupkan ekonomi kerakyatan di tengah pandemi Covid-19 yang dilakukan Bupati Gianyar menjadi perhatian positif dari Gubernur Koster. Diharapkan ke depan dapat memberikan tempat yang nyaman dan bersih bagi para pedagang yang ada di pasar umum Gianyar.

Lima bidang prioritas dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru dalam visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” yang saat ini sedang diprioritaskan dalam pemulihan perekonomian di masa pandemi Covid-19 adalah bidang pangan, sandang dan papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan, bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya serta bidang pariwisata.

Kepada para pedagang, Gubernur minta untuk bersabar karena setiap pembangunan menuju hal yang lebih baik tentunya membutuhkan kesabaran dan pengorbanan waktu, sehingga nantinya setelah kembali beroperasi akan lebih nyaman dan bersih jika dibandingkan sebelumnya.

“Senbanyak 1.800 pedagang yang sebelumnya sudah tercatat sebagai pedagang di sini, harus diprioritaskan untuk mendapatkan tempatnya kembali, termasuk pedagang yang sebelumnya sempat menolak,” pinta Gubernur Koster.

Ia menilai, sebagai pimpinan daerah, Bupati Gianyar sudah melakukan tugas dan tanggung jawabnya untuk kepentingan masyarakat luas, sehingga pasar umum yang nantinya akan diberi nama “Pasar Umum Rakyat Gianyar” dengan menyertakan tulisan aksara Bali akan segera beroperasi setelah pembangunan rampung, dan diperkirakan akan tuntas pada November mendatang ini akan memberikan rasa  nyaman kepada para pedagng karena dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti wastafel sebagai syarat dari penerapan protokol kesehatan di masa pandemi melalui Tatanan Kehidupan Bali Era Baru.
Sementara Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra mengatakan, peletakan batu pertama pembangunan Pasar Umum Gianyar merupakan sejarah kedua di hari yang sama karena pada saat yang bersamaan Gubernur Koster juga melakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan Kantor MDA Gianyar.

BACA JUGA:  Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Bertambah 41 Orang, Positif 63 Orang

Dijelaskan, pembangunan pasar umum yang berada di pusat kota (titik nol kota Gianyar) yang menghidupi 1.800 pedagang, yakni ratusan pedagang yang menggunakan los dan seribu pedagang bermobil merupakan tempat transaksi antar penjual dan pembeli yang setiap harinya mencatatkan pemasukan hingga milyaran rupiah.

“Ekonomi di tempat ini berputar dengan baik, sehingga renovasi pembangunan pasar yang sebelumnya mendapat hambatan dan penolakan dari pedagang yang ada akhirnya bisa dilakukan, setelah pasar yang dibangun pada tahun 1771, dan terakhir direnovasi pada tahun 1994,” ungkap Bupati Gianyar saat menyampaikan pemaparan pembangunan di depan Gubernur Wayan Koster dan undangan lainnya.

Pembangunan pasar yang sebelumnya sempat mendapat perlawanan dari pedagang akhirnya disetujui setelah dilakukan koordinasi dengan baik antara bupati yang dibantu OPD terkait dengan pedagang. Dikatakan Mahayastra, pembangunan/renovasi pasar ini dilakukan untuk menghilangkan kesan kumuh, bau, air yang berwarna coklat dan banyak copet sehingga ke depan akan semakin bersih, nyaman, tertata dan mampu menarik pelanggan untuk berbelanja.

Untuk diketahui, pembangunan Pasar Umum Gianyar dilaksanakan di atas lahan seluas 1,4 hektar yang di mulai dari hari ini selasa 18 Agustus sampai tanggal 6 November mendatang, sesuai rencana akan di resmikan pada bulan Januari 2021 oleh Gubernur Bali. Dengan dilakukannya peletakan batu pertama proyek pembangunan Pasar Umum Gianyar dengan tagline “Membangun Dengan Integritas” diharapkan mempu menjadi momentum meningkatkan sinergitas dan kepedulian antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun koordinasi yang baik dalam mewujudkan Bali yang Agung melalui visi Gubernur Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru”. (rls/*)