Bupati Suwirta Sidak Swalayan

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta temui beberapa swalayan yang belum serius memasarkan produk local.(foto: ist)

Beritabalionline.com  – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah swalayan, toko modern, Selasa (18/8/2020). Kegiatan tersebut untuk memastikan penerapan Pergub Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. Selain itu juga menindaklanjuti hasil rapat dengan pengelola swalayan maupun toko modern yang telah sepakat menjual produk lokal.

Diakui Suwirta, memang sudah ada yang taat menjual produk local, terutama yang dimiliki oleh koperasi dan benar-benar dikelola dengan manajemen lokal. Namun masih ada yang belum taat. Selain itu, ditemukan pula toko modern milik orang lokal, tetapi manajemennya toko modern berjejaring, menjual produk lokal seperti garam beryodium Uyah Kusamba. Hanya saja, produk itu tidak masuk data base. Suwirta menduga, toko modern tersebut sekadar mengikuti aturan. Tidak serius menyalurkan produk lokal. “Sekadar menyenangkan kita saja,” ungkap Suwirta didampingi Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung I Wayan Ardiasa.

Melihat hal itu, Suwirta kembali mengingatkan agar pengelola swalayan, toko modern lebih serius memasarkan produk lokal. Suwirta juga mengimbau agar menempatkan rak gondola yang secara khusus untuk produk lokal, lengkap dengan keterangan bahwa itu produk lokal. “Mereka juga wajib membina UMKM agar produk lokal layak untuk masuk pasar modern,” tegas Suwirta.

Suwirta mengingatkan, sesuai aturan, seharusnya memasarkan 20 persen produk lokal. Hanya saja, kuota tersebut belum tentu bisa dipenuhi oleh UMKM lokal. Belum semua produk bisa masuk pasar modern. Bisa karena izin, kemasan atau hal lain.

“Peluang ini sebenarnya bisa ditangkap oleh UMKM kita. Pada saat keberpihakan kita kepada masyarakat local, maka masyarakat lokal harus lebih proaktif membuat produk,” tegasnya. (yes)

BACA JUGA:  KPK Dorong Pimpinan Perguruan Tinggi Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anti Korupsi di Kampus