Bali Urung Dibuka untuk Wisman 11 September? Satgas Covid-19 Minta Bali Lakukan Prakondisi Sebelum Terima Wisawatan Asing

Wisatawan mancanegara berlibur di Bali. (FOTO : Istimewa)

Bertitabalionline.com – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, meminta pemerintah daerah Bali memperhatikan tahapan prakondisi sebelum membuka wilayahnya untuk wisatawan asing. Bali berencana membuka pintu untuk wisatawan mancanegara pada 11 September 2020.

“Tentunya Pemda Bali baik itu provinsi maupun kabupaten atau kotanya harus betul-betul melakukan proses bertahap. Pertama adalah melakukan prakondisi,” ujarnya dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Pada tahap prakondisi, Pemda Bali harus memastikan fasilitas kesehatan sudah siap menampung pasin Covid-19. Di saat bersamaan, Pemda Bali harus mampu melakukan testing Covid-19 sesuai standar WHO, yakni 1.000 orang per satu juta penduduk setiap minggu.

“Kemudian fasilitas dari wisata itu sendiri sudah bisa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, begitu juga transportasinya baik udara, darat dan laut yang ada di sana,” sambungnya.

Jika seluruh fasilitas kesehatan, usaha dan transportasi sudah siap menyambut wisatawan mancanegara, Pemda Bali harus melakukan simulasi. Tujuannya untuk mengevaluasi kesiapan seluruh kawasan yang ada di wilayah tersebut.

Tahap berikutnya melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang menjadi prioritas untuk dibuka. Setelah pemetaan, Pemda Bali harus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.

“Ini semua harus dilakukan dengan baik dan berkoordinasi antara pemerintah daerah dan pusat dan melakukan monitoring dan evaluasi serta pembukaan wisata ini dilakukan secara bertahap dan bertanggung jawab,” tutupnya.

“Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah 4 kali lipat standar WHO,” imbuhnya.

Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 54 Laboratorium Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, BUMN, dan swasta. Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada Laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program. (itn)

BACA JUGA:  Hindari Penyebaran Virus Corona, Objek Wisata Penglipuran Ditutup Sementara