3 Hakim dan 2 Pegawai Positif Terpapar Corona, PN Denpasar Tutup 2 Minggu

Wakil Kepala Pengadilan Negeri (Waka PN) Denpasar I Gede Rumega. (FOTO : Sar)

Beritabalionline.com – Pengadilan Negeri (PN) Denpasar akhirnya kembali menutup aktivitas selama 2 minggu ke depan usai 5 pegawainya dinyatakan positif terpapar virus Corona atau Covid-19. Dari 5 pegawai yang dinyatakan positif, 3 diantara adalah hakim. Sementara dua lainnya adalah staf kepaniteraan.

Kelima pegawai tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan swab test menindaklanjuti rapid test pada Jumat (14/8/2020) yang menunjukkan hasil reaktif. Hal ini seperti diungkapkan oleh Wakil Kepala Pengadilan Negeri (Waka PN) Denpasar I Gede Rumega, Selasa (18/8/2020) di PN Denpasar.

Rumega menambah, hasil swab yang diterima hari ini, Selasa (18/7) baru sementara mengingat pada saat rapid tes Jumat lalu ada 15 orang yang dinyatakan reaktif, sehingga ke-15 orang tersebut langsung menjalani swab test.

“Hasil swab tes yang lainnya belum keluar, jadi yang kami sampaikan ini baru hasil sementara,” kata Rumega dihadapan wartwan. Dikatakan pula, untuk pegawai dan hakim yang dinyatakan positif, sementara waktu diwajibkan untuk menjalani karantina mandiri.

“Kalau nanti ada yang menunjukkan gejala kurang baik, baru kita bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Tapi untuk saat ini masih menjalani karantina mandiri dulu,” jelasnya.

Sementara terkait agenda sidang, baik pidana maupun perdata, Rumega mengatakan untuk dua minggu ke depan PN Negeri Denpasar resmi ditutup. “Mulai besok (hari ini) PN Denpasar tidak menggelar sidang baik perdata maupun pidana,” jawabnya.

Selain tidak menggelar sidang, selama dua minggu PN Denpasar juga tidak menerima pelimpahan perkara dari Kejaksaan.

“Untuk pelimpahan perkara, mulai besok (hari ini) kami tidak terima dulu. Khusus untuk sidang pidana yang masa tahanannya sudah hampir habis dan harus sidang, makan tetap kita sidangkan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Hari Ini, Gubernur Koster Dijadualkan Buka Bulan Bahasa Bali

Yang terkahir, meski menutup aktivitas selama 2 pekan ke dapan, PN Denpasar masih menerima pelayanan pendaftaran upaya hukum banding, kasasi dan PK baik untuk perkara pidana, perdata, Tipikor dan perdata PHI serta pelayanan surat keterangan yang bersifat mendesak. (sar)