Bupati Suwirta Tegas Melarang ‘Bisnis Esek-esek’ di Klungkung

Bupati Suwirta saat menerima rombongan FPA Provinsi Bali di Monumen Puputan Klungkung, Sabtu (15/8/2020). (FOTO : Istimewa)

Beritabalionline.com -Bupati Klungkung Nyoman Suwirta dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya telah menutup beberapa lokasi yang selama ini dipakai sebagai tempat bisnis esek-sek atau praktik prostitusi di Kabupaten Klungkung.

Penegasan itu disampaikan Bupati Suwirta saat menerima kedatangan rombongan Forum Peduli AIDS (FPA) Provinsi Bali di Monumen Puputan Klungkung, pada Sabtu (15/8/2020). Kegiatan ini digelar dalam rangka mensosialisasikan pencegahan penyebaran HIV/AIDS, sekaligus mengenai penanggulangan Covid-19.

Menurut Bupati asal Nusa Ceningan, Nusa Penida ini, penutupan lokasi yang dipakai bisnis esek-esek itu, antara lain dimadsudkan untuk menekan tingkat penyebaran HIV /AIDS serta penyakit kelamin lainnya di Kabupaten Klungkung.

Bupati Suwirta menjelaskan, pihaknya sudah melakukan berbagai tindakan dan cara dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Klungkung, antara lain telah menutup tempat-tempat yang digunakan sebagai arena prostitusi.

Tindakan tersebut merupakan keputusan frontal yang diambil dalam mengantisipasi dan melakukan pencegahan penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Klungkung.

“Mari kita semua bersama-sama bergerak dalam melakukan pencegahan penyebaran HIV/AIDS,” kata Suwirta, sembari berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pencegahan penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Klungkung, bahkan di Provinsi Bali.

Sementara Ketua Forum Peduli AIDS (FPA) Provinsi Bali dr Oka Negara mengatakan, roadshow yang dilakukan pihaknya dengan menggunakan sepeda motor kali ini, tetap menerapkan protokol kesehatan pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan pencegahan penyebaran terhadap HIV/AIDS, sekaligus sosialisasi mengenai penanggulangan Covid-19. Dengan harapan, melalui kegiatan ini FPA dapat mengajak masyarakat Bali untuk bersama-sama melakukan pencegahan terhadap penyakit yang cukup berbahaya itu.

BACA JUGA:  Hari ini, Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Bertambah 88 Orang, Positif 86, Meninggal 3

“Kami harapkan masyarakat ikut ambil bagian dalam upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS, serta dapat membantu pemerintah dalam melakukan penanggulangan terhadap pandemi Covid-19,” demikian Oka Negara. (itn)