Hasi Rapid Test, 15 Pegawai PN Denpasar Dinyatakan Reaktif

Ilustrasi rapid test.

Beritabalionline.com – Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jumat (14/5/2020) mengadakan rapid test kepada 200 pegawai. Hasilnya, ada 15 orang dinyatakan reaktif.

Diketahui, pegawai PN Denpasar yang menjalani rapid test mulai dari karyawan honor, Posbakum, Hakim hingga petugas di kantin.

Kepala PN Denpasar, Soebandi saat dikonfirmasi membenarkan bawa ada 15 pegawai yang hasil tesnya reaktif. “Benar ada 15 pegawai kami yang hasil tesnya reaktif,” ujar Soebandi membenarkan.

Dikatakannya, gelaran rapid test ini merupakan perintah dari Dirjen Badilum (Badan Peradilan Umum). Hal ini guna mencegah terjadinya penyebaran Covid -19 klaster perkantoran.

“Memang diperintahkan dri dirjen untk dilakukan rapid. Karena kan banyak sekarang kluster baru di perkantoran. Nah, kita di PN Dempasar salah satunya mencegah,” katanya Jumat (14/8/2020) sore.

Selanjutnya kepada 15 orang yang dinyatakan reaktif tersebut akan menjalani swab test pada Sabtu (15/8/2020). Hasil swab akan keluar pada hari Senin atau Selasa pekan depan.

Nantinya, kata Sobandi, jika dari hasil swab test ada yang dinyatakan positif Covid-19, maka langkah yang akan diambil yakni berkoordinasi dengan pimpinannya.

“Nanti yang bersangkutan akan menjalani isolasi mandiri dan tidak diijinkan kerja sampai benar-benar dinyatakan sembuh,” terangnya.

Ditanya, bagaimana dengan aktivitas persidangan di lingkungan Pengadilan Negeri Denpasar? Ia menjawab, pihaknya akan mengambil tindakan lebih lanjut jika hasil swab-nya sudah keluar dan ada orang yang dinyatakan positif Covid-19.

“Tetap menunggu arahan pimpinan bagaimana untuk persidangannya. Semoga semua hasilnya negatif,” ujarnya berharap.

Sementara itu, kegiatan rapid test ini akan dilakukan secara rutin hingga sekali dalam dua atau tiga bulan. Kegiatan tersebut dibantu oleh Pemkot Denpasar dan Pemprov Bali, demikian Soebandi. (sar)

BACA JUGA:  Putra Putri Asbest Ambassador 2020 Dinobatkan dengan Prokes Ketat