Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Denpasar Capai 92,20 Persen, Meninggal 0,96 Persen

Ilustrasi pasien Covid-19.

Beritabalionline.com – Kasus pasien sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus mengalami penambahan setiap harinya. Angka kesembuhan yang terus bertambah ini pun juga diikuti dengan menurunnya angka kasus positif harian. Berdasarkan data, per hari Jumat (14/8/2020) tercatat penambahan kasus sembuh sebanyak 12 orang, sedangkan kasus positif bertambah 8 orang, yang tersebar di lima wilayah desa/kelurahan.

“Angka kesembuhan pasian harian kembali bertambah, hari ini bertambah 12 orang, dan kasus positif bertambah 8 orang yang tersebar di lima Desa/Keluranan. Jadi sampai saat ini sudah 92,20 persen pasien Covid-19 di Denpasar sembuh,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar, Jumat (14/8/2020).

Secara rinci Dewa Rai menjelaskan, kelima desa/kelurahan yang melaporkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 yakni Desa Pemecutan Kaja mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 3 orang, disusul Desa Tegal Kertha yang mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 2 orang. Sedangkan Desa Pemogan, Kelurahan Penatih, dan Desa Penatih Dangin Puri mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing 1 orang. Sementara 38 desa/kelurahan nihil penambahan kasus baru.

Ditambahkan, angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif covid 19 masih fluktuatif di Kota Denpasar. Dimana, ditengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif covid 19. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak.

Menurut Dewa Rai, walaupun saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru dengan aktivitas masyarakat yang mulai kembali ke rutinitasnya, namun kasus positif baru di internal keluarga, tempat kerja dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih menunjukan peningkatan.  “Klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar,: katanya, mengingatkan.

BACA JUGA:  Kesbangpol Kota Denpasar Pantau Keberadaan Ormas, Alamat di Lapangan Tak Sesuai yang Didaftarkan

“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” imbuhnya.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. Karena dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 ini terdapat dua cara. Yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan.

Sementara itu, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar menjadi 1.336 atau (92,20 persen),  meninggal dunia 14 orang (0,96 persen), dan 99 orang atau (6,83 persen) orang masih dalam perawatan. Sementara itu, angka kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 1.449 kasus. (ist)