PLN Pastikan Tak Ada PHK Karyawan saat Pandemi Covid-19

GM PLN UID Bali. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Dampak pandemi Covid-19 memaksa ribuan perusahaan di Indonesia termasuk Bali merumahkan karyawannya. Bahkan beredar kabar pegawai berstatus kontrak di perusahaan milik BUMN mengalami nasib sama.

“Belum ada (merumahkan karyawan) dan PLN masih bertahan,” ucap General Manager PLN Unit Induk Distribusi Bali, Adi Priyanto, Selasa (11/8/2020) di Denpasar.

“Kami juga sampaikan kepada para pegawai, kita patut bersyukur dalam masa Covid seperti ini kalian masih diberi kesempatan melayani pelanggan,” sambungnya.

Menurutnya, masalah kelistrikan merupakan hal yang sangat vital dikarenakan harus melayani pelanggan selama 24 jam. Kondisi tersebut membuat para karyawan di lapangan dibagi menjadi beberapa shift.

“Kalau misalkan ada pengurangan, nanti yang repot masyarakat juga karena kami adalah infrastruktur. Jadi ya mudah-mudahan kami tidak terdampak banyak,” jelasnya.

Meski tidak sampai mengurangi karyawan, pandemi Covid membuat PLN UID Bali harus menghentikan beberapa proyek. Namun kata Adi Priyanto, penghentian proyek dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus.

“Beberapa proyek sempat terhenti karena protokol kesehatan. Tapi dengan adanya new normal proyek jalan lagi seperti mendirikan tiang, memasang kabel dan mendirikan jaringan-jaringan,” terangnya.

Sebelumnya, politisi PDIP Adian Napitupulu menyoroti kinerja Menteri BUMN Erick Thohir, lantaran terjadi PHK secara besar-besaran di Maskapai Garuda Indonesia.

Tidak hanya di Garuda, anggota Komisi I DPR RI ini juga menyebut PHK terjadi di perusahaan pelat merah lainnya seperti di PT Aerofood (anak perusahaan Garuda).

“Bank Mandiri misalnya sudah lempar wacana hanya mempertahankan 20 persen kantor cabang dan menutup sekitar 2.000 kantor cabang. Andai tiap kantor cabang ada 5 karyawan saja, berarti yang terancam PHK bisa jadi sampai 10.000 orang,” katanya kepada awak media di Jakarta beberapa waktu lalu. (agw)

BACA JUGA:  BPBD Bali Tetap Siaga di Hari Raya Nyepi, Siapkan 7 Tenaga Medis dan 4 Ambulans