Tiga Hari Hilang, Nelayan Asal Kedonganan Belum Ditemukan

Operasi pencarian nelayan hilang oleh Basarnas Bali. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan bernama Hengel yang mengalami musibah di Perairan Kedonganan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

“Untuk operasi pencarian di hari ketiga ini, kami menerjunkan 11 orang personel,” kata Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada saat dikonfirmasi (10/8/2020).

Dalam operasi pencarian Basarnas Bali mengerahkan dua jet ski. Selain Basarnas, pencarian juga melibatkan potensi SAR lain seperti kepolisian serta para nelayan.

“Tim dibagi dua, ada yang melakukan pencarian di laut dan di darat dengan menyisir tepi pantai sejauh tiga kilometer,” jelasnya.

Sebelumnya, korban bersama temannya bernama Atoh (35) berangkat melaut di Perairan Kedonganan, Kuta Selatan, Badung.

Ketika hendak kembali ke darat, Sabtu (8/8/2020) sekitar pukul 16.00 Wita, perahu yang mereka gunakan terhempas ombak dan terbalik sekitar 100 meter arah barat ujung landasan Bandar Udara Ngurah Rai.

Atoh selamat dalam peristiwa tersebut. Sementara korban hilang dan belum ditemukan.

“Keduanya merupakan nelayan asal Segara Madu, Kedonganan,” ucap Darmada.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) yang menerima laporan, Minggu (9/8/2020) sekitar pukul 08.45 Wita dari Pos Polair Kedonganan menerjunkan 7 orang melakukan pencarian.

“Pencarian menggunakan 2 unit jet ski dengan menyisir di seputaran lokasi kejadian,” terang Darmada.

Tak lama berselang, SRU laut menemukan jukung korban terombang ambing terbawa ombak di laut kurang lebih pukul 09.30 Wita.

“Tadi baru ditemukan jukungnya kira-kira di posisi 100 meter dari daratan. Sementara satu nelayan lagi masih dalam pencarian,” kata Darmada. (agw)

BACA JUGA:  Limbah Medis Ditengarai Berpotensi Tularkan Covid-19