Aktivitas Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Meningkat

Petugas Bandara Ngurah Rai usai memeriksa kelengkapan dokumen calon penumpang. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali telah membuka jalur penerbangan baik domestik maupun internasional setelah diberlakukannya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali pada 5 Juli 2020.

“Melalui surat tersebut, calon penumpang rute domestik yang hendak bepergian ke Bali melalui jalur udara dapat menggunakan surat keterangan uji Tes PCR dengan hasil tes negatif atau surat keterangan hasil uji Rapid Tes dengan hasil non-reaktif yang masih berlaku,” ucap General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado, Sabtu (8/8/2020) di Badung.

Herry mengatakan, selama 31 tercatat sebanyak 80.586 penumpang diangkut melalui 1.381 pesawat udara. Dari jumlah tersebut sebanyak 77.245 orang merupakan penumpang rute domestik dan 3.341 penumpang rute internasional.

“Sesuai prediksi kami, bulan Juli kemarin jumlah penumpang dan pergerakan pesawat meningkat secara drastis dibanding catatan bulan Mei dan Juni,” jelasnya.

Ditambahkan, dari sisi infrastruktur Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai telah memasang perangkat disinfeksi berbasis sinar ultraviolet (Sinar UV) yang dipasang di jalur eskalator dan baggage claim.

“Melalui perangkat ini, pegangan eskalator dan bagasi dapat secara otomatis dilakukan disinfeksi, sehingga dapat meminimalisir potensi penyebaran virus via kedua fasilitas ini,” terangnya.

Selain itu papar Herry, pihaknya juga telah memfungsikan touchless tollgate, sehingga pengguna yang masuk bandar udara dengan kendaraan roda empat tidak perlu menyentuh tombol tiket.

“Prinsip tujuannya sama, untuk meminimalisir kontak tangan dengan permukaan benda yang sering disentuh. Hal ini semata-mata kami tujukan untuk meningkatkan pelayanan, serta untuk memberikan rasa aman dari risiko potensi penyebaran virus melalui penerbangan,” tegasnya. (agw)