1.200 Pengendara di Denpasar Terjaring Tilang Selama Operasi Patuh Lempuyang

Kasat Lantas memberi helm kepada pengendara sepeda motor. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Polresta Denpasar menggelar Operasi Patuh Lempuyang 2020 yang digelar selama dua pekan. Selama operasi petugas melakukan tilang terhadap 1.200 lebih pengendara motor.

“Operasi telah berakhir tanggal 5 Agustus kemarin. Selama kegiatan, kita melakukan tindakan tilang sebanyak 1.200 lebih, dan teguran kepada masyarakat sebanyak 2.000 lebih,” terang Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo, Jumat (7/8/2020) di Denpasar.

Pelanggar yang dikenakan tilang didominasi pengendara sepeda motor. Bentuk pelanggaran berupa pengendara tidak memakai helm, anak di bawah umur, melawan arus, serta berkendara tidak di jalur semestinya.

“Dalam operasi kami lakukan dua hal. Pertama yakni upaya preventif yang salah satunya berupa pembagian helm dan kegiatan simpatik lainnya. Kedua, upaya tindakan tilang,” jelas Kasat.

Menurut AKP Adi Utomo, kasus pelanggaran lalulintas oleh masyarakat menurun jika dibanding dengan saat pelaksanaan operasi tahun 2019 lalu.

Selama operasi, saat itu polisi melakukan tilang terhadap 3.000 lebih pelanggar. Menurunnya jumlah pelanggar lalulintas ditengarai akibat pandemi Covid-19, di mana masyarakat lebih banyak beraktifitas di rumah.

“Sekarang ini yang menjadi sorotan pimpinan adalah banyak masyarakat menggunakan masker ketika berkendara, namun tidak memakai helm. Padahal keduanya juga sama-sama penting,” ucapnya.

“Menggunakan masker dapat mencegah tertularnya virus. Demikian juga helm, dapat meminimalisir luka fatal jika terjadi kecelakaan di jalan raya,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Pohon Asam Tumbang Timpa Bangunan Pura Jagatnatha Ketewel