Ditpolairud Polda Bali Lepas 25 Ekor Penyu Hijau Kembali ke Habitatnya

Pelepasan penyu hijau di Pantai Kuta. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Direktorat Polairud Polda Bali bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali melepasliarkan 25 ekor penyu hijau ke Pantai Kuta, Badung.

“Pelepasan penyu hijau ke laut sebagai upaya menjaga kelestarian satwa dilindungi agar tidak punah,” kata Direktur Polairud Polda Bali Kombes Pol. Toni Ariadi Effendi, Rabu (5/8/2020) di Pantai Kuta.

Puluhan ekor penyu yang dilepas ke habitatnya merupakan hasil tangkapan Dit Polairud Polda Bali di Pantai Serangan, Denpasar Selatan, Sabtu (11/7/2020) lalu.

Saat itu beber Kombes Toni, pihaknya menyita sebanyak 36 ekor penyu hijau yang diangkut menggunakan kapal. Puluhan penyu tersebut diambil di perairan luar Bali dan akan diserahkan kepada seseorang di daerah Serangan.

“Dari 36 ekor penyu, 25 ekor dilepasliarkan ke Pantai Kuta, sementara yang 11 ekor dijadikan barang bukti dan dititipkan di tempat konsorsium mitra binaan BKSDA,” jelasnya.

Saat ini 8 ABK pembawa penyu tengah menjalani proses pemeriksaan dan telah ditahan di kantor polisi. Setelah para tersangka dilimpahkan ke Kejaksaan untuk kemudian disidang di Pengadilan, 11 ekor penyu tersebut akan dilepasliarkan kembali.

Terkait alasan pelepasan penyu dilakukan di Pantai Kuta, Kombes Toni menerangkan dikarenakan lokasinya dekat, serta atas pertimbangan kondisi penyu.

“Kondisi penyu harus diperhatikan, karena kalau jauh akan membutuhkan waktu sehingga penyu ini bisa lemas atau sakit,” ucapnya.

Pelepasan penyu di Pantai Kuta juga dimaksudkan agar para wisatawan baik asing maupun domestik bisa melihat secara langsung.

“Ini juga sebagai upaya pemulihan pariwisata di Bali di tengah adaptasi kebiasaan baru,” bebernya. (agw)

BACA JUGA:  Pemlab Klungkung Raih Penghargaan Kemendagri Kinerja Sangat Tinggi dari