Curi Uang Majikan, Waria di Ubud Diringkus Polisi

Kapolsek Ubud, AKP Gede Sudyatmaja, saat rilis kasus pencurian di aula Mapolsek Ubud.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Seorang waria, I Wayan Suwistra, (31) atau Ari Dewi, diamankan jajaran Polsek Ubud lantaran mencuri uang majikannya asal Jepang, Fusako Ishi (56,) yang tinggal di lingkungan Bentuyung, Ubud, Gianyar.

Saat penyelidikan, polisi sempat bingung, sebab tersangka pada siang dan malam hari berbeda nama. Berbekal foto tersangka, polisi akhirnya berhasil mengamankan tersangka di rumahnya di Banjar Penestanan Kelod, Desa Sayan, Kecamatan Ubud.
Kapolsek Ubud, AKP Gde Sudyatmaja, menjelaskan, kasus pencurian itu baru diketahui oleh korban (29/7) lalu.

“Pelaku mengambil uang di dompet korban, kebetulan pelaku ini bekerja di sana. Dalam dua kesempatan, pelaku mengambil uang lembaran mata uang yen,” urainya, Rabu (5/8/2020).

Dijelaskannya, kesempatan pertama mengambil 58 lembar uang yen, dan kesempatan kedua 48 lembar yen. Jika dirupiahkan total menjadi Rp 146 juta, namun yang kita temukan hanya Rp 30 juta.

Mantan Kapolsek Payangan itu juga menyampaikan, pelaku merupakan pekerja freelance di tempat tinggal korban. Bahkan, mereka saling kenal sejak 10 tahun, namun pelaku baru bekerja di sana sejak dua bulan lalu.

“Kecurigaan korban memang mengarah ke satu orang, yaitu pada pelaku sendiri. Karena pelaku sebagai pekerja freelance tidak setiap hari datang ke sana untuk bersih-bersih dan kerja lainnya. Maka kita kembangkan kasusnya,” imbuh pria asal Klungkung tersebut.

Dalam penyelidikan, pihaknya pun sempat mengalami kendala. Sebab pelaku yang dicari di masyarakat wilayah desanya memiliki dua nama yang berbeda. Dimana dalam kartu identitasnya adalah I Wayan Suwistra, sementara di SIM pelaku bernama Ari Dewi. Berbekal foto pelaku, polisi pun berhasil mengamankannya dan mengakui perbuatannya tersebut. (yes)

BACA JUGA:  Baru Dua Bulan Hirup Udara Bebas, Wanita Asal Cirebon Kembali Diciduk Polisi