Bupati Eka Berikan Sembilan Imbauan dalam Tiga Bahasa

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.

Beritabalionline.com – Mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19, Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti tak henti-hentinya mengimbau bahkan imbauan tersebut dikemas dalam tiga bahasa. Rencananya, imbauan tersebut akan diperdengarkan di masing-masing OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, di daya tarik wisata (DTW) hingga pasar tradisional yang ada di Tabanan.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tabanan sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tabanan, I Putu Dian Setiawan, Rabu (5/8/2020) mengungkapkan, nantinya imbauan tersebut di masing-masing OPD akan bertanggung jawab untuk menyebar luaskan sesuai dengan tugas dan poksinya.

Contohnya, untuk di Dinas Pariwisata akan bertugas menyebarkan imbauan tersebut ke tempat-tempat objek wisata atau DTW hingga seluruh pengelola hotel dan pondok wisata yang ada di Tabanan. Begitu juga semisal untuk di Dinas Kebudayaan akan bertanggung jawab untuk menyebarkan ke desa pekraman.

“Intinya imbauan ini menyasar ke berbagai segmen, termasuk juga akan diperdengarkan di pasar tradisional dan tempat layanan publik pada jam-jam tertentu,” tuturnya.

Jelas mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tabanan ini, sembilan himbauan tersebut berisi tentang prokes Covid-19 yang dikemas dalam tiga bahasa. Yakni, Bahasa Indonesia, Bahasa Bali, dan Bahasa Inggris. Harapannya, ketika prokes Covid-19 ini selalu diperdengarkan, nantinya masyarakat tanpa sadar menjadi terbiasa untuk menerapkan prokes Covid-19 atau melakukan adaptasi kebiasaan baru untuk menuju Tabanan Aman dan Produktif.

“Saat ini masih dalam finalisasi penyempurnaan, namun kemungkinan imbauan tersebut akan direalisasikan atau diperdengarkan pada minggu-minggu ini,” ujarnya.

Adapun 9 imbauan yang disampaikan kepada masyarakat, pertama diminta mengurangi ke luar rumah, kecuali ada keperluan mendesak. Kedua diimbau memakai masker jika keluar rumah. Ketiga, masyarakat diminta rajin mencuci tangan di air mengalir dengan memakai sabun atau hand sanitizer.

BACA JUGA:  Nelayan Buleleng, Bali Temukan Belasan Butir Peluru saat Menyelam

Kemudian keempat, menghindari tempat keramaian dan selalu menjaga jarak minimal 2 meter dengan orang lain. Kelima, masyarakat diminta menerapkan etika bersin dan batuk dengan menutup mulut atau hidung menggunakan siku bagian tengah atau tisu. Keenam, masyarakat juga diminta mengonsumsi makanan atau minuman yang dapat meningkatkan kebugaran atau imun tubuh. Ketujuh, masyarakat diharapkan menjaga kesehatan tubuh dengan melakukan olahraga secara teratur.

Kedelapan, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, dan kesembilan diharapkan masyarakat bila ada gejala demam, batuk, flu, dan sesak nafas, agar segera menghubungi atau melapor ke fasilitas kesehatan terdekat.

Bupati Eka menyampaikan karena virus Covid-19 sangat berbahaya dan mematikan, masyarakat diminta untuk menjalankan 9 imbauan yang sudah disampaikan. “Imbauan ini sudah dipasang di sejumlah tempat umum dan wisata, juga melalui pengeras suara,” tandasnya. (tim)