Terlibat Narkoba, Yosua Karel Berurai Air Mata Terima Vonis 8 Tahun Penjara

Terdakwa Yosua Karel Dida Thalo. (FOTO : Sar/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Mata Yosua Karel Dida Thalo (30) tampak berkaca-kaca. Pasalnya, terdakwa yang tersandung kasus narkotika ini divonis pidana penjara selama 8 tahun dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar.

Majelis hakim yang diketuai Hari Supriyanto dalam sidang putusan menjerat terdakwa dengan dua dakwaan yakni Pasal 111 ayat (1) dalam dakwaan pertama dan Pasal 112 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dalam dakwaan kedua.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 8 tahun dikurangi masa penahanan kepada terdakwa, serta denda sebesar Rp800 juta jika tidak dibayar dapat diganti pidana penjara selama 3 bulan,” kata hakim dalam putusan, Selasa (4/8/2020) di PN Denpasar.

Atas vonis tersebut, melalui kuasa hukumnya dari Posbakum Peradi Denpasar terdakwa yang menangis usai diputus menyatakan menerima.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Santiawan yang sebelumnya menuntut terdakwa pidana penjara selama 10 tahun menyatakan pikir-pikir.

Diuraikan dalam dakwaan, terdakwa ditangkap petugas kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Bali di kamar kos terdakwa Jalan Tukad Badung XVIII nomor 101 A, Denpasar Selatan, Jumat (10/4/2020) sekitar pukul 01.15 Wita.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat jika pelaku menjadi pengedar narkotika di seputaran Denpasar.

Dari kamar terdakwa yang bekerja sebagai sopir ini, petugas mengamankan barang bukti berupa ganja seberat 657 gram dan sabu seberat 0,37 gram.

Kepada polisi, terdakwa mengaku sabu dan ganja diperoleh dari seseorang bernama Dinar (DPO). Barang tersebut diantar langsung oleh Dinar ke tempat kosnya.

“Ganja dan sabu ditemukan sudah dikemas dalam bentuk paket dan sudah siap untuk diedarkan,” kata jaksa. (sar) 

BACA JUGA:  Nyambi Jadi Kurir Sabu, Petani Asal Aceh Divonis 15 Tahun Penjara