Satpol PP Denpasar Cokok 5 Pengamen yang Bandel

Anak-anak yang kedapatan mengamen di jalan diamankan petugas Satpol PP Kota Denpasar.

Beritabalionline.com – Petugas Satpol PP Kota Denpasar tertibkan 5 orang pengamen dan pengasong di Jalan Tengku Umar, Denpasar Barat. Penertiban ini dilakukan karena mereka melanggar Perda No 1 tahun 2015 tentang ketertiban umum. Hal ini disampaikan Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Sayoga di Denpasar,  Selasa (4/8/2020).

Setelah ditertibkan, petugas Satpol PP langsung mengantar anak anak tersebut ke rumahnya masing masing. Hasil penyelidikan yang dilakukan ternyata anak anak itu memang membandel, karena setelah beberapakali diamankan Satpol PP Kota Denpasar, namun mereka tetap saja mengulangi perbuatannya (mengamen).

Selain itu, lanjut Sayoga, ternyata anak-anak tersebut bukan warga asli Kota Denpasar, Bahkan menurut pengakuannya, mereka menjadi pengamen dan pengasong karena dipaksa orang tuanya untuk menambah pendapatan.

Mengingat mereka masih dibawah umur untuk tindakan selanjutnya pihaknya bekerja sama dengan TP2TP2A (Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Kota Denpasar untuk dikoordinasi dengan Yayasan Lentera Anak Bali. Dengan demikian mereka akan mendapat pendidikan di Sekolah Pasar yang ada di Pasar Badung.

Sedangkan untuk anak remaja yang mengamen, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Denpasar agar diberikan diberikan pembinaan.

“Kami selaku Satpol PP bertugas untuk menertibkan untuk tindakan selanjutnya kami serahkan ke TP2TP2A dan Dinas Sosial agar dikoordinasikan kepada keluarganya ,” demikian Sayoga. (ist)

BACA JUGA:  Tindaklanjuti Perpanjangan PPKM Level 4, Gubernur Koster Keluarkan SE No. 13