Ambil Paket Ganja dari Riau, Kurir Narkoba Dibekuk Petugas BNN Bali

Petugas tunjukan ganja yang dikirim dari Pekanbaru, Riau. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Untuk kesekian kalinya upaya pengiriman ganja ke Bali dapat digagalkan petugas BNN Provinsi Bali. Dalam kasus tersebut Tim Pemberantasan BNN Bali mengamankan pria berisinial HL (31).

“Barang bukti yang kami amankan berupa ganja seberat hampir 2 kilogram atau 1.956 gram,” terang Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Bali, Putu Agus Arjaya, Selasa (4/8/2020) di Kantor BNN Provinsi Bali.

Pengungkapan kasus merupakan hasil penyelidikan setelah sebelumnya petugas BNN Bali menerima informasi adanya pengiriman paket ganja dari Pekanbaru, Riau. Ganja dikirim melalui kantor jasa pengiriman barang melalui udara.

Setelah memastikan alamat kantor jasa pengiriman yang berlokasi di seputaran Denpasar, petugas kemudian melakukan pengamatan di seputar lokasi.

“Sesuai informasi, paket diperkirakan tiba di salah satu kantor jasa pengiriman barang dalam tiga hari,” papar Kabid Berantas.

Saat paket barang dari Pekanbaru telah datang, Minggu (5/7/2020) siang, petugas semakin siaga. Tak berselang lama, datang pelaku mengambil paket dengan mengendarai sepeda motor.

Dengan santai, pelaku yang tinggal di seputaran Jalan Pulau Saelus, Denpasar Selatan ini masuk mengambil barang. Sementara di luar petugas BNN Bali telah mengawasi gerak-geriknya.

Usai mengambil barang yang dikemas di sebuah kardus dan dibungkus plastik warna biru, pelaku pergi. Di sana petugas hanya mengawasi dari jarak jauh.

Ketika pelaku berada di Jalan A. Yani Utara, Denpasar Utara atau beberapa ratus meter dari kantor jasa pengiriman barang, petugas baru menghentikan kendaraan yang dikendarai pelaku.

Pelaku sempat terkejut lantaran tidak sadar aksinya telah diawasi petugas. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan dua paket bungkusan dibalut lakban warna coklat berisi ganja dengan berat 962,14 gram dan 994,05 gram dengan berat total 1.956,19 gram.

BACA JUGA:  Warga Rusia Tanam Ganja, Polisi Sebut Sekali Panen Dapat 6 Kilogram

“Jadi, narkotika dikirim melalui jasa ekspedisi, untuk mengelabui petugas, isi paket dikatakan berupa buku,” beber Kabid Berantas.

Kurir ganja asal Probolinggo, Jawa Timur ini dijerat Pasal 112 Ayat (2) UU. RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman di atas 10 tahun penjara. (agw)