Aplikasi JKN Mobile Memudahkan Peserta JKN-KIS

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Bali, NTT dan NTB Beno Herman.

Beritabalionline.com – Sejak awal dirilisnya Aplikasi MOBILE JKN-KIS hingga sekarang telah banyak melakukan perubahan yang cukup signifikan dan membawa dampak positif kepada pelayanan publik. Dengan aplikasi MOBILE JKN-KIS masyarakat yang sudah menjadi peserta JKN-KIS bisa menikmati berbagai fitur penting terutama yang berkaitan dengan administrasi BPJS Kesehatan sehingga prosesnya menjadi lebih mudah dan praktis.

“Kami sudah buat Mobile JKN di mana salah satu fungsinya adalah peserta dapat memberikan rating atau peringkat kualitas pelayanan rumah sakit. Jika bagus katakan bagus. Jika jelek katakan itu jelek, sehingga kami bisa memutus kontrak kerja sama dengan rumah sakit yang pelayanan ke peserta BPJS Kesehatan jelek,” kata Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Bali, NTT dan NTB Beno Herman  akhir pekan lalu.

Menurut dia, jika pelayanan rumah sakit kurang bagus, peserta dapat pindah ke rumah sakit lainnya yang mendapatkan rating tinggi karena pelayanannya bagus.

“Rumah sakit yang pelayanannya jelek akan ditinggalkan peserta BPJS Kesehatan,” kata Beno Herman saat diskusi sehari dengan media massa di Bali.

“Kami setiap tahun mengumumkan rumah sakit terbaik se Indonesia agar peserta bisa memilih mana pelayanan rumah sakit terbaik. Kami juga mengumumkan rumah sakit terbaik se Indonesia untuk kelas 2. Ini bertujuan agar rumah-rumah sakit berlomba untuk memberikan pelayanan baik dan berkualitas kepada peserta BPJS Kesehatan,” ujar dia.

Dengan Mobile JKN, peserta dapat pindah dari fsilitas kesehatan I ke faskes I lainnya dengan hanya menggunakan Mobile JKN. Mobile JKN bisa diunduh di telepon genggam (HP) peserta. “Bahkan nanti sejarah kesehatan atau catatan medis peserta akan bisa dilihat dari mobile JKN. Jadi semua pelayanan BPJS Kesehatan itu ada di tangan peserta. Ada di HP peserta BPJS Kesehatan,” kata Beno.

BACA JUGA:  Penyanyi Pop Bali Tri Puspa Kembali Rilis Tembang Anyar Berjudul 'Megedi'

Oleh karena itu, BPJS Kesehatan minta kepada peserta, masyarakat dan media massa untuk mendorong pemanfaatan Mobile JKN. “Begitu selesai mendapatkan pelayanan kesehatan segera berikan rating ke rumah sakitnya,” ujar Beno. BPJS Kesehatan minta peserta manfaatkan Mobile JKN guna tingkatkan pelayanan RS. (yes)