Angka Kesembuhan Pasien Corona di Bali Tertinggi di Indonesia, Bahkan Dunia

Gubernur Bali Wayan Koster.

Beritabalionline.com – Persentase pasien sembuh dari virus Corona atau Covid-19 di Bali mencapai 84,41 persen. Angka ini paling tinggi dibanding provinsi lainnya di Indonesia, dimana rata-rata nasional hanya 60,81 persen. Bahkan jika dibandingkan dengan tingkat kesembuhan secara global yang cuma 62,61 persen, Bali pun masih jauh lebih bagus.

“Astungkara, berdasarkan laporan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, jumlah pasien yang sembuh secara kumulatif sebanyak 2.876 orang atau 84,41 persen dari jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 sejumlah 3.407 orang,” terang Gubernur Bali Wayan Koster, Jumat (31/7/2020).

Gubernur Koster yang juga Ketua GTPP Covid-19 Provinsi Bali ini menambahkan, jumlah pasien meninggal karena terinfeksi virus corona di Bali hanya 48 orang atau jika dipersentasekan hanya 1,41 persen, dan ini dalam posisi terkendali.

Apa yang dicapai Bali itu, lanjut pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali itu, menunjukkan kalau penanganan Covid-19 di Bali telah dilakukan dengan baik dan pada track yang benar. Karenanya, pemerintah pusat mengapresiasi apa yang dicapai Bali dalam penanganan Covid-19 itu.

“Pencapaian yang baik ini adalah berkat anugerah Hyang Widhi Wasa, Ide Betara Betari yang melinggih di Bali. Inilah hasil dari upaya secara niskala yang dilakukan selama ini,” ucap Gubernur yang tiga periode duduk sebagai anggota DPR RI ini.

Sedangkan secara skala, lanjut Gubernur Koster, apa yang dicapai Bali itu adalah berkat upaya dan kerja keras bersama semua pihak. “Seperti Bapak Pangdam Udayana, Bapak Kapolda, Bapak Kajati, serta bupati/walikota se-Bali dan para petugas medis, pengelola rumah sakit, dan para pihak lainnya,” imbuhnya.

Toh begitu, menurut Koster pencapaian yang sudah baik ini harus ditingkatkan agar situasi di Bali semakin baik. Situasi dan kondisi yang semakin baik ini, lanjut dia, sangat diperlukan untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat Bali dan masyarakat luar Bali yang berkunjung ke Bali, karena aktivitas pariwisata Bali untuk wisatawan domestik telah dimulai hari ini, Jumat tanggal 31 Juli 2020, Sukra, Pon, Kulantir.

BACA JUGA:  Hari Ini, Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Bertambah 67 Orang, Kasus Positif 70, Meninggal Dunia 2

“Pariwisata adalah aktivitas yang memerlukan kepercayaan. Dalam masa pandemi Covid-19 ini, kepercayaan yang utama adalah penanganan Covid-19 dengan baik. Oleh karena itu semua pihak harus mengikuti Protokol Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dengan tertib dan disiplin sesuai Surat Edaran Gubernur Bali No 3355 tahun 2020,” ucap Gubernur Koster.

Ia juga mengingatkan para pelaku usaha pariwisata harus tertib dan disiplin. Para wisatawan domestik yang berkunjung ke Bali mulai hari ini harus tertib dan disiplin. Demikian halnya masyarakat di Bali harus tertib dan disiplin agar situasi yang baik di Bali dapat dijaga dan terus ditingkatkan.

“Marilah kita jaga secara bersama sama Bali yang kita cintai ini agar masyarakat dapat beraktivitas dan aman dari penularan Covid-19. Dengan demikian harapan masyarakat agar kehidupan ekonomi Bali bisa bangkit dan bergairah kembali dapat diwujudkan dengan baik, sukses dan selamat,” pungkasnya. (ist)