Ambil Paket Sabu Dijanjikan Upah Rp2 Juta, Kurir Narkoba Divonis 10 Tahun Penjara

Ilustrasi palu hakim dalam sidang putusan.

Beritabalionline.com – Terbukti bersalah lantaran terlibat dalam kasus tindak pidana narkotika, pria bernama Bambang Dedi Sunggoro (50) divonis pidana penjara selama 10 tahun penjara.

Majelis hakim yang diketuai hakim Kony Hartanto sepakat dengan jaksa bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika Golongan I bukan tanaman yakni sabu seberat lebih dari 5 gram.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (2) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun dipotong selama terdakwa berada dalam tahanan, serta denda sebesar Rp5 miliar jika tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan,” kata hakim dalam sidang putusan, Kamis (30/7/2020) di Pengadilan Negeri Denpasar.

Mendengar putusan tersebut, melalui kuasa hukumnya terdakwa yang bekerja di travel ini menyatakan menerima. Demikian juga Jaksa Penuntut Umum (JPU) Candra Andhika Nugraha yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 13 tahun juga menyatakan menerima.

Dalam sidang diuraikan, kasus yang menjerat terdakwa bermula saat ia dihubungi oleh seseorang bernama Luki (DPO), Rabu (15/1/2020) sore.

Melalui pesan WhatsApp, Luki memerintahkan terdakwa memindahkan sabu dari Jalan Gatot Subroto barat menuju Jalan Siulan, Denpasar Timur.

Lantaran berhasil memindahkan sabu dengan berat 5 gram tersebut, terdakwa diberi upah sebesar Rp500 ribu oleh Luki.

Hampir sebulan kemudian atau, Kamis (13/2/2020) sekitar pukul 07.20 Wita, terdakwa kembali dihubungi Luki yang menyuruhnya mengambil paket sabu di Jalan Gatot Subroto Tengah.

Aksi terdakwa rupanya telah tercium petugas kepolisian. Saat ia hendak pergi usai mengambil paket, datang petugas dari Dit Resnarkoba Polda Bali dan langsung meringkusnya.

BACA JUGA:  Aniaya Korban dengan Rantai Kalung, Pria Ini Diringkus Polisi

“Dari pengambilan yang kedua, terdakwa dijanjikan diberi upah Rp2 juta oleh Luki. Namun upah belum sempat diterima, terdakwa ditangkap petugas kepolisian,” jelas jaksa.

Secara keseluruhan, petugas menemukan barang bukti sabu seberat 20,13 gram dari tangan terdakwa yang tinggal di seputaran Jalan Raya Munggu, Kuta Utara, Badung ini. (sar)