Salah Gunakan Izin Tinggal dan Gelar Yoga Massal, Dua WN Rusia akan Dideportasi dari Bali

Pemeriksaan administrasi WN Rusia di Kantor Imigrasi. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Dua warga negara (WN) Rusia bernama Rodion Antonkin (39) dan Albina Mukhamadullina (30) terancam di deportasi ke negaranya dan dimasukkan dalam daftar tangkal.

Ini lantaran keduanya menyelenggarakan kegiatan yoga dengan mendatangkan banyak orang (massal) di Arte Villa, Ubud, Gianyar, beberapa waktu lalu.

“Dari hasil pemeriksaan, keduanya terbukti telah menyalahgunakan izin tinggalnya BVK (exemption). Yang bersangkutan melakukan pelanggaran Pasal 122 huruf a Jo. Pasal 75 ayat 1,” terang Humas Kanwil Kemenkumham Bali I Putu Surya Dharma, Sabtu (25/7/2020) di Denpasar.

Sembari menunggu proses deportasi, kedua orang tersebut yang diketahui masuk ke Indonesia pada tanggal 4 dan 14 Maret 2020 dengn menggunakan bebas visa ini dimasukkan ke ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Selasa (21/7/2020).

“Pada tanggal 24 Juli 2020, keduanya dipindah ke ruang detensi Kantor Imigrasi Bali,” jelasnya.

Surya Dharma menerangkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Russia untuk Indonesia bahwa dalam waktu dekat belum ada proses pemulangan dari Indonesia khususnya Bali.

“Kedua WN russia tersebut tidak memiliki biaya untuk pulang ke negara asalnya. Sehingga keduanya masih berada di ruang detensi Kantor Imigrasi Bali,” paparnya.

Yang mengejutkan ungkap Surya Dharma, hasil pemeriksaan salah satu WN Rusia, Albina Mukhamadullina diduga mengidap penyakit menular (HIV). (agw)

BACA JUGA:  Gubernur Bali Keluarkan SE Program Pasar Gotong Royong Krama Bali