Ingin Tiru Gianyar, Bupati Probolinggo Datangi Mahayastra

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra menerima kunjungan kerja dari Bupati Probolinggo, Hj. Puput Tantriana Sari. (foto: ist)

Beritabalionline.com – Bupati Gianyar I Made Mahayastra, menerima kunjungan kerja dari Bupati Probolinggo, Hj. Puput Tantriana Sari, Jumat (24/7). Kedatangan Bupati Probolinggo bersama rombongan ke Gianyar, bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan tatanan kebiasaan baru di sektor pariwisata.

Selain itu, Hj. Puput Tantriana Sari juga ingin mengetahui kiat-kiat keberhasilan Pemkab Gianyar dalam emeroleh dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) dan sekaligus sistem pengelolaannya.
Pemkab Gianyar hingga kini telah memberikan sertifikat tatanan kehidupan era baru kepada 30 usaha pariwisata. 30 usaha pariwisata tersebut mulai bisa membuka usahanya dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal inilah yang ingin ditiru oleh Pemkab Probolinggo yang ingin sektor pariwisatanya bangkit kembali. “Saya mengajak serta Tim Satgas Covid-19, untuk melihat secara dekat teknis penerapan new normal di sektor pariwisata di Gianyar, dan bagaimana pengawasannya,” jelas Bupati Probolinggo, Hj. Puput Tantriana Sari.

Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan bahwa usaha pariwisata di Gianyar telah dibuka kembali secara resmi pada tanggal 9 Juli lalu, sesuai instruksi Gubernur Bali. Kebijakan membuka usaha pariwisata, disebutkannya harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk itulah, pihaknya melalui Dinas Pariwisata melakukan verifikasi terhadap usaha pariwisata sebelum memberikan sertifikat dan menyatakan mereka boleh dibuka untuk umum.

Setelah mengantongi sertifikat, pengawasan tetap dilakukan. Dalam menangani pandemi Covid-19, pihaknya melakukan refocusing anggaran, dengan alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 100,7 miliar. Pada refocusing anggaran tersebut dengan me-rasionalisasi belanja pegawai sebesar 24%.

Disebutkannya, belanja modal masih dipertahankannya dengan tujuan, selain mewujudkan program pembangunan, juga bertujuan untuk perputaran ekonomi.

BACA JUGA:  Pemkab Tabanan Luncurkan Bus Trans Metro Dewata Koridor I

“Sektor pariwisata dan sektor-sektor lain menghadapi pukulan, perputaran ekonomi melemah. Melalui belanja modal ini, kami berharap perputaran ekonomi di masyarakat masih terjaga,” terangnya.

Belanja modal yang dimaksud diantaranya pembangunan Pasar Gianyar, pembangunan RSUD, dan sebagainya. Sedangkan terkait pinjaman dari PT SMI, ia mengatakan mengawal langsung proses pinjaman tersebut dari awal, saat dirinya masih menjabat sebagai wakil bupati.

“Jadi, agar pengajuan pinjaman sukses, kita harus mengawalnya langsung, jangan diserahkan begitu saja kepada staf,” imbuhnya sambari menyampaikan PT tersebut adalah salah satu Special Mission Vehicle di bawah Kementerian Keuangan yang bergerak di bidang pembiayaan dan penyiapan proyek infrastruktur. (yes)