PMI Gianyar Semprotkan 5.000 liter Disinfektan

PMI Gianyar saat melakukan penyemprotan cairan disinfektan di zona merah, Kecat Blahbatuh.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Beberapa desa di Kecamatan Blahbatuh kini masuk zona merah. Hal itu dipicu dengan munculnya pasien positif Covid-19 dari transmisi lokal.

Menyikapi kondisi itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar kembali melakukan penyemprotan massal disinfektan, Rabu (22/7/2020).

PMI “menghujani” empat desa dengan menghabiskan 5.000 liter cairan disinfektan. Penyemprotan dimulai dari Desa Medahan, lanjut ke Desa Saba, Desa Pering hingga ke Desa Buruan.
Koordinator PMI Kabupaten Gianyar, I Made Gede Lokayasa mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan ini merupakan inisiasi dari PMI Kabupaten Gianyar.

“Mengingat ada beberapa zona merah yang terdapat kasus Covid-19, kita lakukan penyemprotan. Wilayah-wilayah ini, dalam pemetaan kami adalah zona merah,” ujarnya.
Dalam aksinya itu, pihaknya mengerahkan truck gunner yang dipinjam dari PMI Provinsi Bali dengan daya tampung cukup besar. “Kami menghabiskan lima ribu liter disinfektan dalam peyemprotan kali ini,” katanya.
Dikatakannya, kegiatan ini menyusuri jalan sepanjang 40 kilometer dengan personil dari petugas gabungan baik itu PMI Provinsi Bali, PMI Gianyar, serta dari Polsek Blahbatuh.

Petugas gabungan, lanjut dia, juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.
“Kami juga temukan ada masyarakat yang tidak memakai masker. Kami kemudian ingatkan melalui pengeras suara untuk memakai masker,” tandasnya. (yes)

BACA JUGA:  Gede Dana Minta Jaga Ketahanan Pangan di Tengah Wabah Covid-19