Berjualan di Badan Jalan, Dishub Denpasar Tertibkan 44 Pedagang Bermobil

Dishub Denpasar menertibkan pedagang bermobil yang mangkal di kawasan Jalan Imam Bonjol, Denpasar.

Beritabalionline.com – Memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal, Pemerintah Kota Denpasar tidak hanya melakukan penanganan dan pencegahan penularan Covid-19, namun kenyamanan, ketertiban dan keselamatan lalu lintas juga menjadi hal yang utama untuk diperhatikan mengingat korban jiwa akibat kecelakaan lalin lebih besar mengakibatkan kematian.

Untuk menekan hal itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar menertibkan dan memberikan pembinaan serta pemahaman kepada 44 pedagang bermobil yang mangkal di kawasan Jalan Imam Bonjol Denpasar.

“Dalam pembinaan tersebut, kami minta kesadaran kepada pedagang bermobil agar memahami bahwa badan jalan bukan untuk berjualan,” ungkap Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan, Selasa (21/7/2020).

Lebih lanjut Sriawan mengaku, meski pihaknya memahami situasi perekonomian masyarakat sedang sulit namun sebaiknya tidak memanfaatkan situasi dengan melanggar peraturan daerah tentang ketertiban umum. Menurutnya, penataan lingkungan di sektor transportasi itu adalah penting. Jangan sampai badan jalan digunakan untuk tempat jualan.

Agar tidak menggunakan badan jalan, dalam pembinaan itu pihaknya mengarahkan para pedagang untuk berkoordinasi dengan pihak pasar yang ada di wilayah Kota Denpasar sehingga barang dagangannya bisa di droping kepada dagang-dagang yang ada di pasar maupun warung-warung yang ada di Kota Denpasar.

“Dengan demikian tidak ada lagi pedagang bermobil yang berjualan di badan jalan di Kota Denpasar,” tegas Sriawan.

Dari pembinaan yang dilakukan, Sriawan mengaku ada beberapa pedagang yang memahami dan menyadari kesalahannya dan langsung meninggalkan lokasi.

Dalam kesempatan ini Sriawan mengimbau kepada Desa Adat, Kelian Banjar, Perbekel dan  penjuru desa yang ada di Kota Denpasar agar ikut mengawasi keberadaan pedagang bermobil berjualan di wilayahnya. Langkah yang harus dilakukan ketika ada pedagang bermobil ada di wilayahnya agar diberikan pembinaan. Dengan demikian lalu lintas di Kota Denpasar tidak macet yang bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas. (hum)

BACA JUGA:  Update Covid-19, Kasus Positif di Denpasar Bertambah 171 Orang, Sembuh 115 dan Meninggal Dunia 1