Baling-baling Motor Jukung Patah, 4 Nelayan Terombang-ambing di Perairan Benoa

Tim Sar mengevakuasi nelayan di Perairan Benoa. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Basarnas Bali mengevakuasi 4 orang nelayan setelah terombang-ambing di tengah laut saat mencari ikan di seputaran Perairan Benoa, Denpasar.

“Jukung yang mereka gunakan mengalami patah baling-baling dan menyebabkan kerusakan mesin,” terang Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada, Minggu (19/7/2020) di Denpasar.

Peristiwa yang dialami para nelayan bermula ketika mereka berangkat melaut dari Pelabuhan Benoa, Sabtu (18/7/2020) siang.

Belum sempat mendapat hasil, baling-baling motor jukung yang mereka gunakan patah karena dihantam ombak besar.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) yang memperoleh informasi sekitar pukul 14.15 Wita dari salah satu warga bernama Wayan Sudarta menerjunkan 6 personel melakukan pencarian.

Kurang lebih satu jam, keempat nelayan masing-masing bernama Yudi (25), Bagus (35), Dedi (36) dan Yogi (38) tidak jauh dari posisi awal ketika dilaporkan.

“Semua nelayan dalam keadaan selamat dan terlihat kondisinya baik. Mereka bersama seluruh tim pencari merapat di dermaga apung KN SAR Arjuna 229 pada pukul 15.20 Wita,” jelasnya.

Darmada mengingatkan kepada nelayan atau masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan agar menggunakan pelampung untuk keselamatan.

“Tak kalah penting, masyarakat agar memperhatikan cuaca, gelombang, arus dan angin kencang sebelum melaut,” ucapnya. (agw)

BACA JUGA:  Pemkab Gianyar Salurkan Bantuan Siswa