Terlilit Ekonomi, Harilia Nekat Jadi Pengedar Sabu dan Ekstasi

Pelaku saat diamankan di Mapolresta Denpasar. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Petugas dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Denpasar menangkap perempuan bernama Harilia (32) karena menjadi pengedar narkotika.

“Dari tersangka kita temukan 9 butir ekstasi dan 10 paket sabu,” terang Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, Sabtu (18/7/2020) di Mapolresta Denpasar.

Penangkapan terhadap pelaku berawal laporan masyarakat yang menyebut di seputaran Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan kerap dijadikan ajang transaksi narkoba.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan berhasil mendapati ciri-ciri serta tempat tinggal pelaku yang dalam keseharian menjadi pedagang ini.

Kurang lebih sepekan memantau aktifitas pelaku dan memastikan ia menjadi pengedar, polisi lalu menggerebek kamar kos tersangka di seputaran Sesetan, Denpasar Selatan, Senin (6/7/2020) sekitar pukul 19.30 Wita.

Dari dalam kamar tersangka, petugas menemukan tiga butir ekstasi warna merah, enam butir ekstasi warna hijau, sembilan plastik klip berisi kristal bening (sabu) dengan berat 1,74 gram dan satu plastik klip berisi sabu warna hijau seberat 0,07 gram.

Kepada polisi, tersangka mengaku disuruh oleh seseorang laki-laki melalui sambungan telepon untuk menempel sabu dan ekstasi.

“Tersangka berperan sebagai kurir dan telah menempel sebanyak tiga kali. Sekali tempel ia mengaku mendapat Rp50 ribu. Tersangka mengatakan mau menjadi kurir narkoba karena faktor ekonomi,” beber Kapolresta. (agw)

BACA JUGA:  Sempat Sembunyi di Singapura, Kejati Bali Tangkap DPO Kasus Jual Beli Saham Senilai Rp38 Miliar