Setelah 4 Tahun Mendekam di Penjara, Bule Perempuan Pembunuh Polisi Hirup Udara Bebas

Sara Connor (dua dari kiri) saat dibebaskan dari Lapas Perempuan Kelas II A Denpasar. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Usai menjalani hukuman karena terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap anggota kepolisian, bule perempuan asal Australia bernama Sara Connor (39) menghirup udara bebas.

“Warga asing tersebut bebas setelah menjalani hukuman selama 4 tahun,” ujar Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Denpasar, Lili, Kamis (16/7/2020) di Denpasar.

Sesuai dengan aturan, Sara Connor akan bebas murni atau selesai menjalani masa pidana pada 20 Agustus 2021. Namun ia lebih cepat keluar dari penjara setelah menerima remisi atau pengurangan masa hukuman sebesar 13 bulan 10 hari.

“Sara Connor telah memenuhi syarat untuk mendapatkan haknya berupa Remisi. Sehingga tanggal kebebasan atau ekspirasinya maju yang seharusnya pada 20 Agustus 2021,” jelas Lili.

Setelah keluar dari Lapas Perempuan Kelas II A Denpasar, Kamis (16/7/2020) sekitar pukul 08.30 Wita, perempuan kelahiran Italia 10 November 1970 ini langsung dibawa ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar (Rudenim) Jalan Raya Uluwatu, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

Dengan mengenakan kain bermotif bunga untuk menutupi kepala dan wajahnya, Sara Connor memilih bungkam saat ditanya awak media yang telah menunggu.

Sara Connor divonis 5 tahun penjara dan kekasihnya David Taylor (38) divonis 6 tahun penjara karena membunuh anggota Lantas Polsek Kuta bernama Aipda Wayan Sudarsa pada 2016 silam.

Berbeda dengan Sara Connor yang telah dibebaskan, David Taylor masih harus menuntaskan hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kerobokan. (agw)

BACA JUGA:  Wanita Asal Jakarta Dijambret saat Melintas di Jalan Sunset Road Kuta