Pemprov Bali Terbitkan Perda No. 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali

Gubernur Koster saat menyampaikan terbitnya Perda No 4 Tahun 2-002. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Pemprov Bali telah menerbitkan Perda No. 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali, Kamis (16/7/2020) bertempat di Museum Bali, Denpasar.

Gubernur Wayan Koster menjelaskan, Perda Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali merupakan wujud komitmen yang kuat dan konsisten Pemerintah Provinsi Bali dalam mengarusutamakan kebudayaan Bali.

Dijelaskan, hal baru yang diatur dalam Perda ini adalah dibentuknya Majelis
Kebudayaan Bali (MKB). Tugas dari lembaga kebudayaan itu antara lain, memberikan saran dan pertimbangan kepada pemerintah dalam rangka penguatan dan pemajuan kebudayaan.

Selain itu, MKB juga membantu dinas dalam melakukan pendataan, standarisasi dan sertifikasi lembaga dan sumber daya manusia bidang kebudayaan. “Penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali merupakan antisipasi terhadap dinamika perubahan masyarakat yang bersifat lokal, nasional, dan global,” terang Gubernur Koster saat mengumumkan Perda tersebut.

Semangat dalam Perda itu, menurut Koster, mengembalikan Bali sebagai pusat peradaban dunia atau Bali Padma Bhuwana.

Perda itu berisi 20 Bab dan 81 Pasal. Setiap pasal yang termaktub menjadi upaya penguatan dan pemajuan kebudayaan. Upaya itu didasarkan filosofi ‘Tri Hita Karana’ yang bersumber dari kearifan lokal Sad Kerthi.

Local genius Sad Kerthi meliputi asas spiritualitas, kearifan lokal, kemanusiaan, gotong royong, dan asas
kesejahteraan.

“Diselenggarakan dalam satu kesatuan wilayah, satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola berdasarkan kesucian, kebenaran, kebaikan, dan keindahan,” jelas Gubernur.

Dikatakan Koster, hal baru yang diatur dalam Perda ini yakni, Ceraken Kebudayaan Bali sebagai sistem pengelolaan data kebudayaan terpadu berbasis teknologi digital.

“Jantra Tradisi Bali sebagai kegiatan apresiasi budaya tradisi untuk penguatan dan pemajuan kearifan lokal, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, pengobatan tradisional, permainan rakyat dan olah raga tradisionional,” kata Gubernur.

BACA JUGA:  Gelar Operasi Aman Nusa, Polda Bali Fokus Penanganan Covid-19

Bahwa kebudayaan Bali yang unik dan mempunyai nilai yang tinggi dan luhur yang diwariskan oleh leluhur dan dilaksanakan setiap generasi masyarakat Bali secara turun temurun, perlu dikuatkan dan dimajukan sesuai dengan visi pembangunan daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru untuk mewujudkan kehidupan Krama Bali yang sejahtera dan bahagia secara niskala dan sekala.  (hms)