Terlilit Ekonomi, Janda 27 Tahun Nekat Jadi Penjual Sabu

Foto ilustrasi narkotika jenis sabu.

Beritabalionline.com – Seorang janda muda bernama berinisial KS (27) terpaksa rela harus meringkuk di ruang terali besi untuk mempertangung jawabkan perbuatannya. Pasalnya, ia ditangkap oleh personel Polres Badung, atas dugaan mengedarkan narkotika jenis sabu.

Pelaku mengedarkan barang haram tersebut, karena terlilit masalah ekonomi dan mempunyai pekerjaan yang tidak tetap. “Pelaku tidak mempunyai pekerjaan tetap. Jadi, motifnya karena ekonomi,” ucap Kasubag Humas Polres Badung, Iptu I Ketut Oka Bawa saat dikonfirmasi awak media, Senin (13/7/2020).

Pelaku berhasil diamankan berawal dari informasi masyarakat bahwa ada seorang perempuan sebagai pengedar narkoba jenis sabu yang sering melakukan transaksi di wilayah Kerobokan, Kabupaten Badung.

Dari informasi yang diperoleh, polisi kemudian melakukan penyelidikan pada Jumat (3/7/2020) pukul 15.00 WITA. Selanjutnya, petugas melihat seorang wanita yang ciri-cirinya persis seperti target yang dicari. Saat itu KS sedang melintas di wilayah Kerobokan naik sepeda motor.

Melihat sasaran yang dicari, petugas kemudian membuntuti dan target berhenti di sebuah rumah indekos, Jalan Mertajaya, Gang 2A, Kecamatan Denpasar Utara. Selanjutnya, petugas melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Dari hasil penggeledahan terhadap pelaku, polisi menemukan 16 paket plastik klip berisi kristal bening di dalam tas selempang tergelatak di lantai kamar kost yang diduga sabu.

Selain itu, ditemukan pula barang bukti berupa kotak kardus yang di dalamnya berisi timbangan elektrik dan sembilan bendel plastik klip kosong.

“Setelah ditanyakan, yang bersangkutan membenarkan bahwa barang yang dibawanya adalah benar narkotika jenis sabu, yang disimpan sendiri olehnya di dalam tas selempang miliknya,” terang Oka.

Pelaku mengakui sabu itu milik orang yang bernama Devi yang kini DPO dengan tujuan untuk ditempel sesuai dengan perintah Devi.

BACA JUGA:  Pencuri Motor Mantan Pacar Dibekuk Polisi

“Barang bukti yang diamankan 16 paket plastik klip yang didalamnya berisi kristal bening narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 4,84 gram brutto atau 3,24 gram netto,” demikian Iptu Oka. (itn)