Pemkot Denpasar Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan di Sejumlah Instansi

Sekda Rai Iswara saat memantau kesiapan ke sejumlah instansi di Kota Denpasar. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sesuai Surat Edaran Wali Kota Denpasar No. 443/044/Gugus Tugas Covid 19 Kota Denpasar, Pemkot Denpasar memastkan penerapan protokol kesehatan di seluruh OPD dan sejumlah instansi vertikal di Denpasar.

Pantauan ini dipimpin Sekretaris Daerah Kota Denpasar, AAN Rai Iswara didampingi Asisten I, I Made Toya, Kabag Humas Pemkot Denpasar yang juga merupakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai dan juga perwakilan OPD Pemkot Denpasar lainnya, Senin (13/7/2020).

Pantauan kesiapan ke sejumlah instansi di Kota Denpasar kali ini dimulai Kantor Camat Denpasar Timur kemudian dilanjutkan di Puskesmas I Denpasar Timur, lalu dilanjutkan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemudian diakhiri di Kantor Bawaslu Kota Denpasar, Renon, Denpasar.

Dalam kegiatan tersebut, Sekda dan rombongan disambut Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya dan para Komisioner KPU sementara di Kantor Bawaslu disambut Ketua Bawaslu Putu Arnata dan jajaran Komisioner Bawaslu.

“Harus dimulai dari kantor kita, beri rasa aman pada masyarakat sehingga kepercayaan masyarakat meningkat dan melaksanakan keteladanan itu sehingga komunikasi untuk sosialisasi tentang protokol kesehatan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 menjadi lebih terfokus dan tepat sasaran,” jelas Sekda.

Ditambahkan Sekda, pelaksanaan kebijakan new normal ini juga perlu dibingkai dengan pelaksanaan protokol kesehatan dengan lebih ketat. Hal ini menunjang kehidupan, kemandirian, sosialisasi, edukasi dalam menciptakan kemandirian.

Wali Kota Denpasar melaksanakan serta mengawal kebijakan new normal. Kebijakan yang telah menjadi kesepakatan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota seluruh Bali melalui pertemuan dengan seluruh kepala daerah dan ini keputusan bersama.

BACA JUGA:  BPK Lakukan Pemeriksaan Kinerja Administrasi Disdukcapil Tabanan

“Semua merupakan kewajiban kita mengawal dan jangan sampai disalah tafsirkan kebijakan New Normal secara kebablasan, namun kita berusaha bersandar pada protokol kesehatan. Saya kira dari kunjungan ke KPU dan Bawaslu Kota Denpasar, serta instansi lainnya ini, institusi ini telah memenuhi syarat dalam menjalankan protokol kesehatan,” sebutnya.

KPU dan Bawaslu yang dalam proses Pemilihan Wali Kota mendatang akan melibatkan banyak orang, diharapkan harus terlebih dahulu memastikan masyarakat terkait kesehatan para penyelenggara pemilu pada protokol kesehatan.

Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar yang juga merupakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menambahkan pemantauan ini merupakan upaya memastikan di lingkungan instansi vertikal di Kota Denpasar telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“Intinya bahwa semua instansi vertikal ini telah bersinergi menyamakan persepsi dengan Pemkot Denpasar dengan membentuk satgas dan menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas menuju kebiasaan normal baru,” pungkasnya. (hum)