Di Tengah Pandemi Covid-19, MTrans Luncurkan Bus Khusus

Bus khusus yang diluncurkan MTrans. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Imbauan pemerintah untuk menerapkan physical distancing di masa pandemi Covid-19 turut menjadi perhatian khusus Perusahaan Otobus (PO) MTrans.

“Menyikapi anjuran pemerintah, kami baru-baru ini meluncurkan bus dengan konsep social distancing. Pada bagian kabin bus, konfigurasi kursinya diatur menjadi 1-1-1,” terang Direktur MTrans Simon Purwa, Senin (13/7/2020) di Denpasar.

Jelas Simon, jumlah kursi yang ada di kabin bus buatan ini yaitu 22 kursi. Inovasi baru ini dilakukan untuk menjaga jarak aman antar penumpang selama dalam perjalanan.

“Karena kursi yang lebih besar, kapasitas penumpangnya jadi lebih sedikit. Sehingga perjalanan selama masa pandemi ini dapat dilakukan dengan aman dan nyaman,” ucapnya.

MTrans pun menamakan kelas khusus untuk armada dengan konfigurasi unik ini yaitu Sultan Class. Fitur lain yang ada pada kabin bus ini berupa colokan listrik dan USB yang tersedia pada setiap kursinya.

Manager Operasional MTrans Rozi Yulianto menambahkan, lantaran di masa pandemi Covid-19, prosedur protokol kesehatan menjadi prioritas dalam kegiatan operasional MTrans.

Disinfektan setiap unit kendaraan dilakukan pasca perjalanan dan poin-poin protokol kesehatan selama proses boarding penumpang serta selama perjalanan.

Selain itu, seluruh kru bus yang akan berangkat membawa armada baik keluar maupun masuk Bali dirapid test setiap 10 hari sekali sesuai dengan prosedur.

Untuk penumpang, MTrans juga mewajibkan menjalani rapid test serta membawa surat kesehatan sebelum berangkat. Jika penumpang belum dirapid test, pihaknya memberikan layanan rapid test yang bekerja sama dengan pihak dinas kesehatan.

“Misal jika penumpang berangkat malam, pagi kita rapid test. Seandainya hasil rapid test reaktif, penumpang tidak kita berangkatkan, dan uang tiket dikembalikan, atau penumpang menunda keberangkatan,” paparnya. (agw)

BACA JUGA:  Webinar, Bupati Suwirta Paparkan Pelabuhan Segitiga Emas