Gianyar Bangun Jembatan Penghubung Desa Siangan – Pejeng Kelod

Patok terpasang di lokasi pembangunan jembatan Desa Siangan-Pejeng Kelod.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Pemkab Gianyar menggelontorkan anggaran Rp 11 miliar untuk pembangunan jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 7 meter yang menghubungkan Desa Siangan dengan Desa Pejeng Kelod, Tampaksiring.

Kepala Bidang Bina Marga PU Gianyar I Made Astawiguna mengatakan, dalam pagu anggaran, proyek jembatan dianggarkan Rp 12 miliar. Namun, pemenang tender menyepakati Rp 11 miliar lebih.  Struktur jembatan menggunakan beton prategang dan nantinya juga  dilakukan penataan jalan sepanjang sekitar 800 meter. “Aksebilitas masyarakat di lokasi sangat padat. Biasanya, sepeda motor melintas di atas jalan bendungan yang luasnya sekitar 1,5 meter. Sementara kendaraan roda empat melintas di tengah sungai,” ujarnya, Rabu (8/7/2020).

Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut merupakan satu dari  beberapa infrastruktur yang dipertahankan Bupati Gianyar I Made Mahayastra di tengah rasionalisasi anggaran pandemi Covid-19 karena merupakan hal vital bagi pembangunan perekonomian Gianyar.

“Sungai itu menjadi mobilitas karena menghubungkan dua kecamatan. Biasanya  dijadikan jalur terdekat menuju pusat perekonomian Ubud dan Gianyar. Bahkan, masyarakat dari Bangli juga memanfaatkan sungai itu. Karena itulah, bupati mempertahankan agar jembatan ini tetap dibangun meskipun dalam situasi Covid-19,” tandasnya.

Diharapakan dengan pembangunan jembatan tersebut selain memudahkan aksebilitas masyarakat, juga menjadi barometer lahirnya destinasi pariwisata baru. Sebab, sepanjang aliran sungai, terdapat banyak potensi wisata alam. “Saat ini ada beberapa objek wisata belum digarap, dan juga belum tenar karena terkendala akses. Dengan adanya jembatan ini diharapkan ada banyak destinasi baru yang bangkit, sehingga perekonomian Gianyar lebih baik lagi,” ujar  Astawiguna. (yes)

BACA JUGA:  Klungkung Siap Menuju Pertanian Organik