Sebelum Bobol Rumah Kosong, Dewa Putu Beraksi di Warung Nasi Campur

Polisi ungkap kasus pencurian. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Polisi meringkus Dewa Putu Yuda Biantara (19) dan pacarnya berinisial S (17) lantaran mencuri di sebuah rumah Jalan Tangkuban Perahu nomor 3, Padangsambian Kelod, Denpasar Barat.

“Rumah tersebut dalam keadaan kosong karena ditinggal pergi oleh korban,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompor I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Senin (6/7/2020) di Mapolresta Denpasar.

Sebelum beraksi, kedua pelaku terlebih dulu merencanakan aksinya saat di rumah S, Jalan Pantai Berawa Gang Lavender, Kuta Utara, Badung.

Dengan mengendarai sepeda motor, keduanya menuju rumah korban bernama Andre Satrio Widodo (25), Selasa (30/6/2020) sekitar pukul 20.00 Wita.

Tidak jauh dari rumah korban yang berprofesi sebagai PNS, karyawan bengkel motor ini berjalan kaki sementara pacarnya, S pergi menggunakan sepeda motor.

Pelaku yang tinggal tidak jauh dari TKP ini kemudian memanjat tower air di belakang rumah korban dan masuk ke kamar lantai dua dengan cara mencongkel ventilasi udara di atas pintu kamar.

Di sana Putu Yuda membawa kabur sebuah laptop macbook warna silver, satu buah Playstation 4 warna hitam, cincin nikah, cincin emas biasa, kalung emas, dan satu biji anting berlian milik korban.

“Kejadian tersebut mengakibatkan korban menderita kerugian sekitar Rp40 juta,” ucap Kasat didampingi Kanit Jatanras Iptu Made Putra Yudistira.

Kepada polisi, Putu Yuda yang ditangkap kurang dari sepekan ini mengaku sebelumnya juga telah melakukan aksi pencurian di sebuah warung nasi campur Jalan Cokroaminoto sebelah Gang Halilintar, Denpasar Barat.

Pelaku beraksi bersama temannya bernama Rizki Azis Pranata (21). Di warung makan milik korban bernama Pujiono ini, keduanya mengambil 40 bungkus rokok dan handphone hingga mengakibatkan korban mengalami kerugian kurang lebih Rp5 juta.

BACA JUGA:  WN Rusia Kabur dari Kantor Imigrasi, Petugas 'Pelototi' Pelabuhan dan Bandara di Bali

“Kedua pelaku datang ke TKP berboncengan menggunakan sepeda motor. Kedua pelaku lalu masuk warung dengan cara merusak rolling door, untuk kemudian mengambil barang-barang milik korban,” papar Kasat.

Dari tangan pelaku, polisi menyita satu unit laptop merk Macbook, sebuah tas ransel warna hitam, satu unit iPhone 5, cincin dan kalung emas, 30 bungkus rokok serta dua unit sepeda motor yang dipakai pelaku beraksi.

“Dalam kasus ini pelaku kita kenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,” beber Kompol Dewa Danujaya. (agw)