Cegah Anggotanya Terlibat, Kodim Gianyar Sosialisai Bahaya Narkoba

Penyuluhan bahaya narkoba di Kodim Gianyar. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah Kodim 1616/Gianyar dalam memberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkotika.

Salah satunya dengan menggelar Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) berupa penyuluhan bahaya narkoba.

“Melalui kegiatan penyuluhan narkoba ini, diharapkan prajurit Kodim 1616/ Gianyar lebih paham tentang bahaya yang ditimbulkan apabila sampai terpengaruh oleh narkoba,” terang Dandim 1616/Gianyar Letkol Inf Frandi Siboro, Jumat (26/6/2020) di Gianyar.

Menurut Dandim, kegiatan dengan menggandeng BNN Kabupaten Gianyar ini akan dilaksanakan secara rutin.

“Hal ini sesuai program dari komando atas dan sudah menjadi komitmen serta peran aktif Kodim 1616/Gianyar dalam memberantas narkoba,” jelasnya.

Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Gianyar I Nyoman Ari Prasetya selaku narasumber dalam penyuluhan menjelaskan bahwa ancaman narkoba masih menjadi ancaman utama bangsa Indonesia saat ini.

“Kenapa menjadi ancaman bangsa, karena narkoba merupakan bisnis yang menjanjikan dan telah masuk ke hampir seluruh lapisan masyarakat, baik orang dewasa maupun anak-anak, bahkan tidak sedikit aparat pemerintahan dan aparat keamanan yang terlibat,” sebutnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh anggota Kodim Gianyar selalu bersinergi dengan BNNK Gianyar untuk bersama-sama menyatakan perang terhadap narkoba.

Penyuluhan narkoba dalam rangka kegiatan program P4GN Triwulan II Tahun Anggaran 2020 digelar melalui bidang Intelijen Kodim 1616/Gianyar.

Penyuluhan yang berlangsung selama dua hari ini tetap berpedoman serta menjalankan protokol kesehatan. (agw)

BACA JUGA:  Jika Tak Mau Terjerat UU ITE, Ketua SMSI Bali Ingatkan Masyarakat Bijak Gunakan Medsos