Satpol PP Kota Denpasar Rapid Test 4 Orang Tanpa Identitas Asal Lombok, Banyuwangi dan Jember

Satpol PP Kota Denpasar lakukan rapid test kepada penduduk pendatang tanpa identitas. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Untuk menekan penyebaran virus corona di Kota Denpasar, Kamis (25/6/2020) Pemkot Denpasar melalui Satpol PP melakukan rapid test kepada 6 orang warga, 4 di antaranya penduduk pendatang yang tidak memiliki kartu identitas, 1 orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), dan 1 satu orang lagi dalam kondisi linglung, demikian Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga.

Dikatakan, 4 orang penduduk pendatang tersebut dijaring oleh Tim Gabungan Satgas Desa Kesiman Kertalangu dan Kesiman Petilan di wilayah Padang Galak. Ketika diminta identitas mereka tidak bisa menunjukkan. Untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, maka Satpol PP Kota Denpasar kemudian melakukan rapid test kepada merka yang masing-masing berasal dari Banyuwangi, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Jember.

Selain itu, Satpol PP juga melakukan rapid test kepada satu orang ODGJ yang ditemukan di Jalan Merpati dan satu orang dalam kondisi linglung yang ditemukan di wilayah Banjar Abian Kapas Kaja, Denpasar. “Syukurnya rapid test yang dilakukan petugas Dinas Kesehatan Kota Denpasar hasilnya non reaktif,” ungkap Sayoga.

Untuk tindakan selanjutnya Sayoga mengaku 4 orang penduduk pendatang diserahkan ke Dinas Sosial Kota Denpasar, yang kemudian ditindak lanjuti oleh Dinas Sosial Provinsi Bali untuk dilakukan proses pemulangan ke daerah asalnya. Sedangkan satu orang ODGJ diantar ke Rumah Sakit Jiwa Bangli agar diberikan penanganan lebih lanjut, sementara satu orang yang ditemukan dalam kondisi linglung di antar ke daerah asalnya, yakni ke Desa Sidan Kaja Kabupaten Gianyar.

Menurut Sayoga, pihaknya akan terus melakukan pemantauan di seluruh wilayah di Kota Denpasar. Hal itu harus dilakukan di masa pandemi Covid-19 untuk mengantisipasi adanya warga yang berkeliaran di Kota Denpasar tanpa memiliki tujuan maupun identitas yang jelas.

BACA JUGA:  Vaksinasi Massal di Bali Raih Rekor Muri

Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Sayoga mengharapkan seluruh masyarakat khususnya di Kota Denpasar untuk mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan, dengan selalu menggunakan masker, jaga jarak, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak. (tra)