Edarkan Sabu, Residivis Kasus Narkoba Dibekuk BNN Bali

Kepala BNNP Bali menunjukkan puluhan paket sabu. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Pengedar narkoba bernama Putu Trijana alias Rundu (46) dibekuk petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali. Dalam penangkapan petugas menyita puluhan paket sabu.

“Ada 34 paket sabu yang kita amankan, dengan berat 36,92 gram brutto,” terang Kepala BNNP Bali Brijen Pol. I Putu Gede Suastawa, Selasa (23/6/2020) di Kantor BNNP Bali, Denpasar.

Penangkapan terhadap pelaku berawal saat petugas menangkap pengguna narkoba bernama Galung Avilora (41) di seputaran Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Kamis (11/6/2020) sekitar pukul 20.30 Wita.

Saat melakukan penggeledahan, petugas menemukan satu pastik klip dibalut lakban warna hitam berisi kristal bening sabu dengan berat 1,34.

“Saat ditangkap dia sempat mengatakan tidak mengaku dari siapa membeli sabu. Namun setelah dilakukan introgasi, dia akhirnya mengaku dan menunjukkan tempat tinggal Rundu,” beber Brigjen Suastawa.

Petugas langsung membawa Galung menuju tempat kos Rundu di Jalan Bukit Tinggi No 20, Banjar Kelod Kauh Beringkit, Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Bersama warga setempat, petugas menggeledah kamar kos yang ditempati Rundu. Di sana ditemukan narkotika yang sudah dikemas dalam bentuk puluhan paketan siap edar.

Tidak hanya itu, dari kamar tersangka yang lain, petugas menemukan satu buah alat isap sabu (bong), dua buah korek api gas, kartu ATM dan sebuah handphone milik tersangka.

“Tersangka Rundu merupakan residivis dalam kasus sama. Dia juga diduga termasuk salah satu jaringan Lapas,” jelas Kepala BNNP Bali.

Rundu dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara di atas 10 tahun. (agw)

BACA JUGA:  Oknum Polisi yang Peras dan Ancam Cewek BO Ditetapkan sebagai Tersangka