Selama Covid Kasus Curanmor di Wilayah Polsek Densel Meningkat

Pelaku curanmor saat diamankan ke Mapolsek Densel. (FOTO : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah hukum Polsek Denpasar Selatan dalam kurun waktu empat bulan terakhir meningkat.

“Selama Covid ini, kasus curanmor agak meningkat,” terang Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya, Kamis (18/6/2020) di Mapolsek Denpasar.

TKP pencurian selain di tempat-tempat umum juga di rumah kos. Para pelaku beraksi dengan menggunakan kunci palsu, atau memanfaatkan kelalaian korban yang lupa mencabut kunci motor.

“Umumnya pelaku beraksi pada malam hari di saat pemilik motor sudah tidur. Jadi mereka melompat pagar, dan membawa kabur motor,” jelasnya.

Dari sekian kasus, sebagian berhasil diungkap dan beberapa pelaku yang berasal dari luar Bali ini langsung dijebloskan ke sel Mapolsek Denpasar Selatan.

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan meringkus pelaku pencurian sepeda motor di sebuah rumah kos bernama Jhonsius Wungo (26). Polisi juga tengah memburu pelaku lain yang kabur.

Kapolsek Kompol Nyoman Wirajaya menerangkan, kasus pencurian dilakukan pelaku di sebuah kos Jalan Cenigan Sari IVA Gang Melati nomor 24, Sesetan, Denpasar Selatan, Minggu (14/6/2020) sekitar pukul 03.00 Wita.

Dengan bermodal kunci palsu yang sudah disiapkan, pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban bernama Agus Widya Putara (27).

“Pelaku beraksi saat pemilik sepeda motor sedang tidur,” jelas Kapolsek.

Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai buruh proyek ini dapat dibekuk kurang lebih dua jam tidak jauh dari TKP.

Kepada polisi, pelaku mengaku baru satu kali beraksi karena diajak temannya yang saat ini diburu petugas.

“Kami sudah mengantongi identitas yang bersangkutan. Keluarganya juga sudah kita datangi,” kata Kapolsek.

BACA JUGA:  BNPT RI-Forkopimda Bali Sepakat Cegah Paham Radikalisme dan Tindakan Terorisme Gelar Silaturahmi

Pihaknya mengimbau pelaku segera menyerahkan diri secara baik-baik. Jika tidak, Kapolsek menegaskan tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas. (agw)