Kasus Positif Covid-19 di Bali Bertambah 47 Orang, Denpasar Terbanyak (30), Karangasem Terkecil (1)

Dewa Made Indra. (FOTO : Ist)

Beritabalionline.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali mencatat dari penambahan 47 kasus positif COVID-19 di daerah setempat pada Rabu (17/6), sebanyak 30 kasus baru terjadi di Kota Denpasar.

“Hari ini di Bali terkonfirmasi 47 kasus positif COVID-19, yakni satu pekerja migran Indonesia atau pelaku perjalanan luar negeri, satu orang pelaku perjalanan dalam negeri, dan 45 kasus transmisi lokal,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra, seperti dilansir Antara di Denpasar, Rabu (17/6/2020).

Dewa Indra mengemukakan, dari 45 kasus transmisi lokal di Bali, yang terbanyak di Kota Denpasar (30 orang), Klungkung (6), Buleleng (5), Badung (3), dan Karangasem (1 orang).

Untuk kasus positif COVID-19 yang disumbangkan dari satu orang pelaku perjalanan luar negeri dan satu orang pelaku perjalanan dalam negeri itu tercatat terjadi di Kabupaten Tabanan.

Dengan adanya penambahan 47 kasus baru itu, secara kumulatif kasus positif COVID-19 di Provinsi Bali menjadi 829 orang (813 WNI dan 16 WNA).

Penambahan kasus positif COVID-19 pada Rabu (17/6) ini sebanyak 47 kasus, juga mencatatkan rekor penambahan kasus positif COVID-19 tertinggi di Pulau Dewata, sepanjang ditemukan kasus tersebut dari pertengahan Maret 2020 hingga saat ini.

Dewa Indra mengatakan sejak 5 Juni 2020 memang telah terjadi lonjakan kasus transmisi lokal di Bali, bahkan sudah melampaui jumlah kasus yang sebelumnya didominasi oleh pekerja migran Indonesia atau pelaku perjalanan luar negeri.

Sebelumnya penambahan kasus positif COVID-19 tertinggi terjadi pada 12 Juni sebanyak 36 kasus, pada 6 Juni (33 kasus), dan 10 Juni (32 kasus).

Dewa Indra menambahkan, pada Rabu ini juga terkonfirmasi ada 32 orang pasien positif COVID-19 di Provinsi Bali yang dinyatakan sembuh.

BACA JUGA:  Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 91,48 Persen

“Dari 32 orang yang sembuh itu, 12 orang merupakan pelaku perjalanan luar negeri atau pekerja migran Indonesia yang tiba di Bali dan 20 orang yang terinfeksi karena kasus transmisi lokal,” ujar birokrat yang juga Sekda Provinsi Bali itu.

Sedangkan jumlah kumulatif pasien yang telah sembuh menjadi 542 orang (530 WNI dan 12 WNA). Untuk pasien yang meninggal dunia tidak ada penambahan, tetap enam orang (4 WNI dan 2 WNA).

“Kasus aktif atau pasien positif dalam perawatan hingga saat ini sebanyak 281 orang (279 WNI dan 2 WNA),” kata Dewa Indra.

Oleh karena kasus transmisi lokal COVID-19 yang terus meningkat, Dewa Indra meminta seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin semua dalam penerapan protokol pencegahan COVID-19.

Birokrat asal Pemaron, Kabupaten Buleleng, itu kembali mengajak masyarakat untuk mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan COVID-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik dan melaksanakan karantina bagi masyarakat yang memiliki riwayat perjalanan.