Pastikan Tak Ada Korban KM Dharma Rucitra III, Basarnas Bali Terjunkan Penyelam

Tim Basarnas Bali melakukan pencarian korban KM Dharma Rucitra III. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – Basarnas Bali menerjunkan tim penyelam untuk memeriksa kondisi kapal penumpang KM Dharma Rucitra III yang mengalami musibah di Pelabuhan Padangbai, Karangasem.

“Berdasarkan permintaan dari KSOP, Basarnas Bali melakukan penyelaman di sekitar KM Dharma Rucitra III untuk memastikan tidak ada korban,” terang Koordinator Pos SAR Karangasem, Ngurah Eka Wiadnyana, Senin (15/6/2020) malam di Denpasar.

Dikatakan, rencananya dua orang penyelam Basarnas Bali hendak mencari korban di deck bawah kapal. Namun karena akses masuk terhalang kendaraan seperti truk dan lainnya, pencarian diputuskan di sekitar kapal.

“Karena tidak bisa masuk, tim akhirnya menyelam selama 15 menit di sekitar kapal dengan kedalaman kurang lebih 10 meter. Hasil penyelaman tidak ditemukan korban,” jelasnya.

Ditanya sejauh mana proses penyelidikan penyebab awal musibah, Eka Wiadnyana mengatakan jika penyelidikan peristiwa tersebut bukan ranah Basarnas.

Diberitakan sebelumnya, kapal penumpang KM Dharma Rucitra III nyaris tenggelam saat hendak bersandar di Pelabuhan Padangbai, Karangsem.

Kapal dengan bobot 1.444 gross ton itu berangkat dari Pelabuhan Lembar, Lombok, NTB, Jumat (12/6/2020) sekitar pukul 17.30 Wita.

“Kapal tersebut diduga mengalami kebocoran pada bagian lambung hingga mengakibatkan kapal dalam posisi miring ketika tiba di Pelabuhan Padangbai tadi malam pukul 21.50 Wita,” terang Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada, Sabtu (13/6/2020) di Denpasar.

Belasan kendaraan di antaranya 10 unit truk besar, 3 unit truk sedang, 3 unit kendaraan kecil, 8 unit tronton dan 5 unit roda dua terjebak di dalam kapal.

“Seluruh POB (orang) di dalam kapal yang terdiri dari 43 orang penumpang, 5 orang pedagang dan 18 ABK terevakuasi dalam keadaan selamat dan langsung dilakukan pengecekan kesehatan oleh pihak KP3 Pelabuhan Padangbai,” jelas Darmada.

BACA JUGA:  Warga Denpasar Digegerkan Wanita Tanpa Identitas Hendak Loncat dari Gedung Kosong

“Kondisi kapal sudah 50 persen tenggelam. Penyebabnya masih dalam proses penyelidikan pihak yang berwenang,” pungkas Darmada. (agw)