Hari ini, Ada Penambahan 1.241 Kasus Positif Covid-19 di Indonesia, Total Jadi 34.316 Kasus

Achmad Yurianto.

Beritabalionline.com – Pemerintah mengumumkan ada penambahan 1.241 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir di Indonesia, berdasarkan data yang masuk hingga Rabu (10/6/2020) pada pukul 12.00 WIB. Total ada 34.316 kasus Covid-19 di Indonesia, sejak 2 Maret 2020.

“Kasus positif covid-19 yang kami konfirmasi ada sebanyak 1.241, sehingga totalnya 34.316 kasus,” ujar Juru Bicara Pemerintah Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di Graha BNPB.

Hari ini merupakan rekor tertinggi penambahan kasus positif corona di Indonesia. Di saat bersamaan pemerintah tengah gencar menyosialisasikan kehidupan normal yang baru atau new normal.

Yurianto mengungkapkan ada beberapa daerah yang mengalami peningkatan kasus positif corona hari ini. Seperti Kalsel 127 orang, Jawa Barat 139 orang, DKI Jakarta 157 orang, Sulsel 189 orang dan terbanyak dari Jawa Timur, ada 273 orang.

Untuk kasus positif corona komulatif, DKI Jakarta 8.503 orang, Jawa Timur 6,806 orang, Jawa Barat 2.506 orang dan Sulawesi Selatan 2.383 orang.

Yurianto mengungkapkan, jumlah kasus positif Covid-19 per hari Selasa (9/6) pukul 12.00 WIB di Tanah Air menyentuh angka 33.076. Ada penambahan kasus positif sebanyak 1.043 kasus.

“Ini sebarannya tidak merata di Indonesia. Sebagai contoh sebaran terbanyak yang kita dapatkan hari ini adalah di Provinsi DKI Jakarta,” kata Yurianto.

Pemeriksaan menggunakan dua metode, pertama real time polymerase chain reaction (RT-PCR) dan kedua tes cepat molekuler.

Yurianto mengatakan, melonjaknya kasus positif Covid-19 baru menggambarkan penularan masih terjadi di lingkungan masyarakat. Bahkan, masih ditemukan banyak pasien positif Covid-19 tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG).

“Di tengah-tengah masyarakat masih kita dapatkan kasus positif tanpa gejala yang menjadi sumber penularan,” kata Yurianto dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (8/6/2020).

BACA JUGA:  Kepala Daerah Diminta untuk Melarang Semua Kegiatan Kerumunan Berpotensi Langgar Prokes Covid-19

Selain itu, masih ditemukan masyarakat yang rentan tertular Covid-19 saat keluar rumah. Akibatnya, mereka dengan mudah terpapar virus asal Wuhan, China itu. (itn)