Menag Fachrul Razi Bantah Pembatalan Haji atas Perintah Presiden Jokowi

Menteri Agama Fachrul Razi.

Beritabalionline.com – Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pembatalan pemberangkatan jamaah haji Indonesia 2020 sepenuhnya atas keputusan dan pertimbangan menteri agama. Hal itu disampaikan Menag membantah kabar pembatalan haji atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Tidak sama sekali. Itu kami sudah minta dan itu saya bilang, kami tidak serta merta mengambil keputusan (pembatalan),” kata Fachrul dalam diskusi dengan Liputan6.com, Selasa (9/2/2020).

Fachrul menyebut keputusan pembatalan itu atas koordinasi dengan berbagai institusi yerkait, bukan keputusan mendadak.

“Kami minta pendapat hukum dari kemenkumham, beliau menjawab secara tertulis tanggal 27 Mei dijawab bahwa itu adalah kewenangan penuh Menteri Agama. Dan kami kemudian berdiskusi internal kami minta masukan dari temen terkait, dari ormas-ormas terkait kemudian kami ambil keputusan itu,” jelasnya.

Menag menyatakan Presiden Jokowi justru memberi arahan agar keputusna diambil tidak terburu-buru dan diundur dari akhir Mei menjadi awal Juni.

“Jadi itu bukan karena pertunjuk bapak presiden. Bapak presiden memberikan arahan justru sangat positif pada saat kami mengajukan deadline tanggal 20 Mei, beliau bilang bisa diundur nggak? undur aja lah menjadi tanggal 1 juni. Ini menunjukkan beliau betul-belum ingin sekali supaya haji ini tidak sampai batal tapi karena kita tunggu sampai 1 mei (Juni), 2 Juni pun tidak ada, sehingga kita umumkan itu,” terangnya.

“Itu bukan perintah bapak Presiden, tapi pertimbangan kami dan kalau ada yang salah tentu saja itu tanggung jawab menteri agama karena itu menjadi tupoksinya menteri agama,” tandasnya. (itn)

BACA JUGA:  Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia Capai 177.327 Orang