PLN Mencatat Ada 37 Kasus Gangguan Listrik di Bali Selama Januari-Mei 2020

Layangan tersangkut di jaringan listrik. (FOTO : ist)

Beritabalionline.com – PT PLN mencatat dari bulan Januari sampai dengan Mei 2020 telah terjadi 37 kasus gangguan listrik di wilayah Bali yang disebabkan oleh layang-layang.

“Kami tidak ingin masyarakat yang masih bekerja dari rumah atau belajar dari rumah terganggu karena listrik padam,” ujar Plt Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali I Made Arya, Kamis (4/6/2020) di Denpasar.

Arya mengatakan, layang-layang yang tersangkut di jaringan PLN dapat menyebabkan listrik padam.

Pihaknya berharap masyarakat tidak menerbangkan layang-layang dekat dengan jaringan PLN guna mencegah terjadinya gangguan yang menyebabkan padam ditengah meluasnya wabah Covid-19.

“Untuk itu kami mohon kerja sama masyarakat,” pinta Arya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menurunkan sendiri layang-layang yang tersangkut di jaringan PLN karena dapat membahayakan.

“Bagi masyarakat yang melihat ada layangan tersangkut di jaringan, mohon agar dapat menghubungi PLN,” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Sikapi Imbas Corona, Wagub Harap Pelaku Pariwisata Bersabar